Round-Up

Kisah Fredrich Yunadi dan Novanto, Dulu Rekanan Kini Lawan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 05:15 WIB
Mantan kuasa hukum terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik Setya Novanto, Fredrich Yunadi menjalani sidang pembacaan putusan hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (24/4/2018). Majelsi hakim memutuskan memberikan hukuman kepada Fredrich 7 tahun penjara denda 500 juta rupiah dan subsider 5 bulan penjara. Grandyos Zafna/detikcom
Fredrich Yunadi / Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Setya Novanto dan Fredrich Yunadi dahulu begitu mesra hingga Fredrich pun akhirnya ikut terseret ke bui demi Novanto tak ditangkap KPK. Namun, kemesraan itu ternyata berlalu setelah Fredrich justru menggugat Novanto triliunan Rupiah.

Dulu, Fredrich adalah pengacara Setya Novanto. Namanya mulai jadi sorotan publik saat Novanto mendadak kecelakaan saat hendak memenuhi panggilan KPK. Drama 'bakpao' pun dibuatnya demi meloloskan mantan Ketua DPR itu.

Kala itu, Novanto mencari segala cara untuk tidak memenuhi panggilan KPK meski telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP. Rupanya, Fredrich menyarankan agar Novanto tidak perlu menghadiri panggilan itu dengan alasan untuk proses pemanggilan terhadap anggota DPR harus ada izin dari Presiden.

Pada 17 November 2018, tim KPK mendapatkan kabar bila Novanto akan memenuhi panggilan di KPK. Tiba-tiba pada malam harinya, Novanto dikabarkan mengalami kecelakaan. Mobil yang ditumpanginya menabrak tiang lampu. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu pun dilarikan ke rumah sakit yang tak lain adalah RS Medika Permata Hijau.

Ternyata, semua itu adalah skenario yang disusun Fredrich. Di rumah sakit, Fredrich memberikan keterangan pers ke media. Menurut Fredrich, kepala Novanto benjol gara-gara insiden kecelakaan itu. Tak tanggung-tanggung, Fredrich menyebut benjolan di kepala Novanto sebesar bakpao.

Novanto dan Sofyan Basir sempat berjabat tangan usai sidang lanjutan kasus suap proyek PLTU Riau-1. Penasaran seperti apa ekspresi Novanto?Setya Novanto / Foto: Pradita Utama

Singkat cerita, siasat Fredrich ketahuan. Dia pun dijerat dengan kasus merintangi penyidikan KPK hingga duduk di kursi pesakitan.

Dituntut 12 tahun penjara, Fredrich akhirnya divonis 7 tahun penjara. MA menambah hukuman Fredrich selama 6 bulan penjara. Total, ia harus menghuni penjara selama 7,5 tahun.

Kisah rekanan Fredrich dan Novanto itu pun retak. Bahkan di salah satu kesempatan, Fredrich sempat menyinggung 'janji surga' Novanto. Penuturan lengkapnya ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3