Anies Ungkap Cara Tangani Banjir 6 Jam Surut, PDIP DKI: Mustahil!

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 07:38 WIB
Gembong Warsono
Foto: Dok. Istimewa

Gembong kemudian meminta agar Anies bisa konsisten melaksanakan program penanganan banjirnya. Namun Anies juga harus bisa mengambil terobosan dengan menyelamatkan dan memfasilitasi warga-warga yang nantinya akan terdampak penggusuran lantaran berada di bantaran sungai.

"Kalau Anies mau menuntaskan penanganan banjir, langkah utama yang harus dilakukan adalah penataan pemukiman di bantaran sungai, bahkan Anies harus berani mengambil langkah terobosan untuk menata daerah-daerah yang posisinya memang di bawah permukaan sungai-sungai di ibu kota, sebelum itu dilakukan pemprov harus terlebih dahulu menyediakan yang layak bagi warga yang terdampak dari penataan pemukiman disekitar bantaran sungai," sebut Gembong.

Seperti diketahui, Wilayah DKI Jakarta menjadi langganan banjir ketika memasuki musim hujan seperti saat sekarang ini. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin banjir yang menerjang Jakarta dapat surut dalam waktu kurang dari 6 jam.

Keinginan Anies ini menuai kritik dan apresiasi dari Anggota DPRD di Kebon Sirih. Lalu, Anies menjelaskan cara untuk menyurutkan air selama 6 jam tersebut.

"Curah hujan tinggi, kita lakukan antisipasi dengan kerukan waduk-waduk itu intensif sekali. Anda bisa saksikan waduk-waduk Jakarta pengerukannya intensif sekali. Kemudian pembersihan semua saluran-saluran itu dilakukan. Ketiga, organisir kegiatan antar instansi pemerintah bila terjadi banjir," ujar Anies di Menara Rajawali, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2020).


(maa/ibh)