TNI-Polri Bakal Jaga Toko-Mal yang Jadi Target Sweeping Produk Prancis

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 17:30 WIB
Sekelompok pemuda sweeping produk Prancis di minimarket kawasan Menteng, Jakpus.
Aksi terhadap produk-produk Prancis. (Dok CNN Indonesia TV)
Jakarta -

Imbas dari penyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron, mulai muncul sekelompok orang melakukan aksi terhadap produk Prancis di Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Polri mengatakan bakal bersinergi dengan TNI untuk mengamankan pertokoan hingga mal yang akan menjadi sasaran sweeping atau aksi bentuk lainnya.

"Tentunya menyikapi hal tersebut, Polri akan bersinergi dengan TNI, kemudian satuan pengamanan pengelola pertokoan, mal, untuk melakukan penjagaan dan pengamanan etalase yang diperkirakan akan menjadi sasaran sweeping," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2020).

Awi mewakili Polri mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh ajakan sweeping yang beredar di media sosial (medsos). Dikatakan Awi, Indonesia merupakan negara hukum, untuk itu masyarakat diminta agar tidak main hakim sendiri apalagi berbuat rusuh.

"Mabes Polri mengimbau tentunya kami berharap masyarakat tidak terprovokasi dan terpengaruh terkait ajak-ajakan sweeping di medsos. Kami mengingatkan bahwasannya kita adalah negara hukum kita juga terus patuh dan taat kepada hukum, jangan sampai main hakim sendiri, jangan sampai berbuat anarkis," ujarnya.

Lebih lanjut Awi mengatakan tindakan anarkis tidak diperkenankan oleh hukum. Awi menyampaikan, Polri tidak segan untuk menindak tegas pelaku anarkis.

"Tentunya hal tersebut tidak diperkenankan oleh hukum. Kalaupun sampai terjadi (rusuh), Polri akan mengambil langkah-langkah tegas untuk menegakkan hukum tersebut," imbuhnya.