Boyamin MAKI Minta KPK Jadikan SGD 100 Ribu Hadiah Temukan Harun Masiku

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 14:33 WIB
Boyamin Saiman MAKI, boyamin saiman datangi KPK, MAKI
Boyamin Saiman dari MAKI (Farih/detikcom)
Jakarta -

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dipanggil KPK untuk dimintai klarifikasi soal uang SGD 100 ribu yang diduga suap dan gratifikasi terkait Djoko Tjandra. Boyamin meminta KPK menjadikan uang itu sebagai hadiah penangkap buron Harun Masiku.

Boyamin awalnya mengatakan KPK belum menentukan apakah uang SGD 100 ribu itu sebagai bentuk gratifikasi atau tidak. Boyamin sendiri bukanlah seorang penyelenggara negara.

"Saya kemudian menyampaikan surat pernyataan, uang itu tetap tidak akan saya terima kembali kalau dinyatakan bukan gratifikasi," kata Boyamin kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Boyamin menyerahkan sepenuhnya uang sebesar SGD 100 ribu itu kepada KPK sebagai laporan gratifikasi. Dia menolak jika uang itu dikembalikan kepadanya.

"Menolak pengembalian uang tersebut apabila dinyatakan bukan gratifikasi," ujar Boyamin.

Bila uang itu bukan gratifikasi, Boyamin meminta KPK menjadikan uang tersebut sebagai hadiah untuk siapa pun yang menemukan Harun Masiku. Begini kata Boyamin, di halaman selanjutnya.