Perkosa-Janji Menangkan Caleg Wanita, Ketua KPU Jeneponto Dipecat DKPP

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 04 Nov 2020 19:39 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)

Singkat cerita, ternyata PD gagal lolos di Pileg 2019 dan beberapa kali diperas oleh Baharuddin. Dalam sidang DKPP juga terungkap, Baharuddin pernah melakukan kekerasan kepada PD. PD pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke DKPP. Apa kesimpulan DKPP?

Berikut kesimpulan DKPP dalam salinan putusannya:

Berdasarkan atas penilaian fakta yang terungkap dalam persidangan sebagaimana diuraikan di atas, setelah memeriksa keterangan Pengadu, memeriksa jawaban dan keterangan para Teradu, keterangan Saksi, keterangan pihak terkait dan memeriksa segala bukti dokumen Pengadu dan para Teradu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu menyimpulkan bahwa:

[5.1] Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu berwenang mengadili pengaduan Pengadu;
[5.2] Para Pengadu memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan pengaduan a quo;
[5.3] Teradu terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu; Berdasarkan pertimbangan dan kesimpulan tersebut di atas;

DKPP lalu memutuskan memecat Baharuddin sebagai Ketua KPU Jeneponto. Berikut keputusan DKPP:

1. Mengabulkan pengaduan Pengadu untuk seluruhnya;
2. Menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap kepada Teradu Baharuddin Hafid selaku Ketua merangkap anggota KPU Kabupaten Jeneponto sejak dibacakannya putusan ini;
3. Memerintahkan Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 (tujuh) hari sejak dibacakan; dan 4. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilu untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini.

Halaman

(nvl/jbr)