Anies Sebut Kapasitas Isolasi di DKI Cukup Jika Corona Naik Usai Libur Panjang

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 13:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Arief/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut keterisian ruang isolasi di rumah sakit di Jakarta sekitar 55 persen. Anies menyatakan ruang isolasi masih cukup menampung pasien jika ada lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) setelah libur panjang.

"Mengenai kapasitas ruang rawat inap isolasi, itu saat ini di bawah 55 persen tingkat keterisian ya. Untuk ICU 58 persen tingkat keterisian ya. Tentu kita nggak berharap ini melonjak, tapi bahwa kapasitas ada," kata Anies Baswedan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (3/11/2020).

Sementara itu, keterisian tempat isolasi di hotel saat ini sekitar 21 persen. Anies juga berharap keterisian di hotel tidak meningkat.

"Tempat-tempat isolasi hotel itu tingkat keterisiannya hanya 21 persen sekarang. Kita bersyukur bahwa angkanya menurun, harapannya nanti tidak meningkat tinggi. Pernah mencapai lebih dari 60 persen," katanya.

Anies belum memperkirakan apakan libur panjang akan berdampak pada naiknya kasus. Pemprov DKI Jakarta masih memperhatikan perkembangan dari efek libur panjang.

"Kita membahas perkembangan penanganan COVID di Jakarta. Memang untuk mengetahui efek dari liburan panjang, diperlukan waktu beberapa hari ke depan," katanya.

"Sekarang hari kedua, tapi yang pasti bahwa dilaporkan Dishub, bahwa kepadatan lalu lintas meningkatkan sangat signifikan sejak Senin kemarin," sambungnya.

Sebagai antisipasi, Anies meminta pemantauan COVID sampai ke RT/RW. Pejabat di tingkat kelurahan atau RT/RW harus melapor jika menemukan warganya yang memiliki keluhan dengan gejala virus Corona.

"Kita memantau terus perkembangan gugus tugas di RT/RW, dikoordinasikan oleh para lurah, memantau apabila ada orang-orang yang memiliki keluhan, maka akan dipandu untuk segera memeriksa ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan awal, jadi itu untuk deteksinya," katanya.

(aik/lir)