Mantu Habib Rizieq Sebut Bocah Pelaku Pemenggalan di Prancis Pahlawan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 15:26 WIB
Jakarta -

Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama massa organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya melakukan unjuk rasa mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron di Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis, Jakarta Pusat (Jakpus). Menantu Habib Rizieq Syihab, Habib Muhammad Hanif bin Abdurrahman Al Attas, pun menyebut pemuda yang memenggal kepala gurunya di Prancis sebagai pahlawan.

"Saudara-saudara, yang pertama ingin saya sampaikan pada kesempatan kali ini, di Prancis ada seorang anak muda, yang marah karena gurunya memperlihatkan karikatur Rasulullah. Gurunya menghina Rasulullah, dan negara mendiamkan penghinaan tersebut. Akhirnya anak muda tersebut marah, Saudara. Saking marahnya anak muda tersebut, apa yang dia lakukan, dia tebas pala gurunya," ujar Habib Hanif saat berorasi dari atas mobil komando di hadapan massa, di Jalan MH Thamrin, Jakpus, Senin (2/11/2020).

"Sudahlah, saya nggak peduli. Dunia maya bilang anak muda itu teroris, saya tidak peduli. Apa yang mereka katakan, Saudara, tapi kami umat Islam, anak muda itu adalah pahlawan, Saudara. Allahu akbar, betul," teriak Habib Hanif.

Dia mengatakan seluruh umat Islam harus membela Nabi Muhammad SAW. Hanif pun menyinggung soal karikatur yang diperlihatkan guru sejarah Samuel Paty.

"Kemudian yang kedua, ada yang mengatakan itu kan cuma karikatur. Kan kita nggak tahu muka Nabi. Itu yang digambar karikatur, bukan Nabi. Umat Islam nggak perlu tersinggung, yeee, kecebong pasir! Sudah! Yang namanya karikatur kalau sudah ditulis di bawahnya diidentikkan dengan seseorang, berarti itu menghina, Saudara, betul," ucap Hanif.