Positif Corona, Bumil di Parepare Lahirkan Bayi Prematur Lewat Operasi Caesar

Hasrul Nawir - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 11:35 WIB
Poster
Foto ilustrasi virus Corona. (Edi Wahyono/detikcom)
Parepare -

Seorang ibu hamil (bumil) di Parepare, Sulawesi Selatan, D, yang terkonfirmasi positif virus Corona (COVID-19), melahirkan lewat operasi caesar. Setelah lahir, sang bayi dipastikan tidak ikut tertular Corona.

Operasi khusus pasien COVID-19 itu dilakukan di RSU Andi Makkasau Parepare. Operasi caesar berjalan dengan lancar.

"Tadi operasinya berlangsung pukul 07.00 Wita , bayinya perempuan," ungkap Direktur RSU Andi Makkasau Renny Angraeny Sari kepada wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Renny mengatakan bayi dengan berat badan 900 gram dan panjang badan 41 sentimeter itu kini ditempatkan dalam inkubator di ruang NICU rumah sakit. Sang bayi harus mendapat penanganan khusus karena berat badannya yang kurang.

"Berat badannya kurang dan harus ditempatkan dalam inkubator," ucap Renny.

Kabid Pelayanan RSU Andi Makkasau Sri Umi Wahyuni menambahkan D merupakan rujukan dari Kabupaten Pinrang. D melahirkan prematur atau lebih cepat dari seharusnya.

"Semalam dirujuk dari RS Lasinrang dengan hasil rapid test reaktif, setelah kita lakukan TCM hasilnya positif COVID-19, kita lakukan operasi caesar karena ketuban pecah dengan usia kehamilan 27 sampai 28 minggu," jelas Umi.

Pasca-operasi, si bayi langsung menjalani tes Corona. Bayi tersebut tidak ikut terpapar virus dari sang ibu.

"Hasilnya negatif," kata Umi.

Selama pandemi COVID-19, RSU Andi Makkasau telah melakukan tindakan operasi caesar terhadap 3 pasien ibu hamil yang positif Corona. Ketiga ibu hamil itu berasal dari Kabupaten Enrekang, Kota Parepare, dan Kabupaten Pinrang.

(elz/ear)