Round Up

Isu Habib Rizieq Pulang dari Saudi Dibayangi Bayan Safar 'Deportasi'

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 06:39 WIB
Rizieq Shihab, leader of the Indonesian hardline Muslim group FPI (Front Pembela Islam or Islamic Defender Front), arrives at the police headquarters in Jakarta on January 23, 2017. - Shihab was summoned as a witness by police over allegations he insulted rupiah bank notes by saying they contained communist symbols. (Photo by ADEK BERRY / AFP)
Foto: AFP/ADEK BERRY

Menurut Agus, tuduhan pencekalan itu berpotensi melukai Arab Saudi. Dia meminta agar tuduhan permintaan pencekalan ini dihentikan.

"Tuduhan tersebut juga berpotensi melukai Arab Saudi sebagai negara besar yang berdaulat yang tidak bisa diintervensi oleh negara lain. Kami berharap hentikan fitnah berkepanjangan terhadap pemerintah Republik Indonesia," tutur Agus.

Sebelumnya, Habib Rizieq mengungkapkan alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia dengan menunjukkan surat pencekalan dari pihak pemerintah Indonesia yang ditujukan kepada pemerintah Arab Saudi. Dia menyebut pencekalannya itu tak berkaitan dengan kasus pidana apa pun.

"Saya dilarang berpergian ke Saudi, bahkan ini dituliskan sebabnya adalah karena alasan keamanan. Jadi sekali lagi, saya dicekal di sini bukan karena saya lakukan pelanggaran keimigrasian, bukan saya melakukan pelanggaran pidana atau perdata, bukan karena saya melakukan sesuatu kejahatan di Saudi ini, tidak. Karena alasan keamanan," ujar Habib Rizieq seperti dilihat di cuplikan video YouTube Front TV, Minggu (10/11) lalu.

Halaman

(yld/imk)