Ditangkap di Tangsel, Begini Pelarian Hiendra Selama Buron Kasus Nurhadi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 09:35 WIB
Logo, ilustrasi, gedung Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK)
Ilustrasi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK menangkap buron kasus suap-gratifikasi eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Hiendra Soenjoto, di kawasan BSD Tangerang Selatan (Tangsel). Lalu, ke mana saja Hiendra melarikan diri selama menjadi buronan KPK?

Direktur Penindakan KPK, Karyoto, menjelaskan tentang daerah pelarian Hiendra selama 8 bulan. Hiendra ditetapkan sebagai DPO sejak Februari 2020.

"Memang masih terpantau di Jawa saja, antara Surabaya, Jakarta dan tempat lain sepanjang perjalanan itu mungkin dari Jawa tengah dengan kota-kota kecil lainnya," kata Karyoto, kepada wartawan, Jumat (30/10/2020).

Tak hanya berpindah-pindah tempat, Karyoto juga menyebut Hiendra kerap berganti-ganti nomor handphone untuk menghilangkan jejak. Sementara itu, kata dia, keluarga Hiendra menutup rapat keberadaannya.

"Memang tersangka ini berganti nomor handphone, dan keluarga sendiri sampai menutup rapat tentang keberadaannya," ujar Karyoto.

Namun, Karyoto memastikan bahwa penangkapan kali ini merupakan hasil kerja keras KPK di lapangan. KPK, kata Karyoto, terus mencari informasi keberadaan Hiendra.

"Demikian ini lah kerja keras dari anggota dan berbagai informasi yang masuk dari pintu masyarakat. Kita olah dan akhirnya ya mungkin dibilang hari apesnya, dia tertangkap," katanya.

Cerita selengkapnya soal penangkapan Hiendra Soenjoto setelah 8 bulan buron bisa disimak di halaman selanjutnya.

Simak juga video 'Eks Sekretaris MA Nurhadi Juga Didakwa Terima Gratifikasi Rp 37 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2