Satgas COVID: Terus Meningkat, Per 25 Oktober Ada 360 Zona Oranye

tim detikcom - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 17:17 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, (Foto: Satgas Penanganan COVID-19)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengatakan daerah yang berada di zona oranye semakin meningkat dalam 5 bulan terakhir. Per 25 Oktober 2020, Satgas mengatakan daerah yang berada di zona oranye ada 360 kabupaten/kota.

"Kita tidak boleh lengah meski di zona oranye, oranye tetap bahaya. Tanggal 25 Oktober jumlah kabupaten/kota yang sudah mencapai lebih dari 2 kali lipat dari awal pertama kita gunakan angka perhitungan risiko penularan dengan zona peta risiko. Pada 31 Mei, zona oranye sebanyak 166, namun angka ini terus bertambah hingga pada 25 Oktober telah mencapai 360 kabupaten/kota," kata Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube BNPB, Kamis (29/10/2020).

Bahkan, Wiku mengatakan ada 54 daerah yang selama 10 minggu tidak berubah, selalu berada di zona oranye. Ia sangat menyayangkan kondisi tersebut.

"Jika dilihat lebih jauh, ada 54 kabupaten/kota yang 10 minggu berturut di zona oranye. Ini yang kita sebut perasaan nyaman. Satgas sangat menyayangkan kondisi seperti ini. Seluruh daerah harus terus belajar berupaya untuk tingkatkan penanganan COVID di daerah masing-masing kami tahu ini melelahkan tapi ini harus tetap waspada," ujarnya.

Ia mengatakan ke-54 kabupaten/kota itu harus segera melakukan evaluasi penanganan COVID-19 secara menyeluruh. Ia mengingatkan pemda yang daerahnya masuk zona oranye mengetatkan penanganan COVID.

"Jika selama 10 minggu tidak pindah zona risiko perlu ada evaluasi yang menyeluruh di wilayah masing-masing," tuturnya.

Lalu, daerah mana saja yang selama 10 minggu berada di zona oranye?

Simak video 'Kasus Sembuh Corona di Dunia Turun, RI Meningkat':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2