Skenario Polda Metro Urai Macet Long Weekend: Buka Tutup Tol Elevated-One Way

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 19:53 WIB
Polda Metro Jaya memprediksi puncak lalin libur panjang terjadi malam ini.
Polda Metro Jaya memprediksi puncak lalin libur panjang terjadi malam ini. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurai macet libur panjang. Skenario yang disiapkan mulai dari buka-tutup rest area tol hingga contraflow.

"Skenario-skenario sudah kita siapkan, baik contraflow maupun kalau dibutuhkan one way dari arah Jakarta menuju arah Cikampek. Ini untuk arus liburan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat memimpin apel pasukan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Skenario tersebut juga berlaku pada saat arus balik libur panjang yang diprediksi terjadi pada Minggu (1/11).

"Kita juga harus bersiap untuk Hari Minggu untuk menerima kedatangan masyarakat yang kembali ke Ibu Kota mulai dari Minggu siang sampai Senin dini hari," imbuhnya.

Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa contraflow di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Contraflow diberlakukan secara situasional jika terjadi kepadatan volume kendaraan.

Polisi juga menyiapkan rekayasa buka-tutup di Tol Elevated Cikampek jika terjadi kepadatan.

"Apabila juga terjadi kecelakaan atau kemacetan di Tol Layang Elevated, kami juga bisa saja akan melakukan rekayasa lalu lintas buka tutup di KM 10 untuk naik ke layang Tol Elevated maupun yang ke arah Cikunir," imbuhnya.



Buka-tutup juga akan dilakukan di rest area tol apabila terjadi penumpukan kendaraan.

"Maka jika terjadi kepadatan juga bisa saja rest area di wilayah Polda Metro Jaya yaitu di rest area KM 19, KM 39, dan KM 33 kita laksanakan buka-tutup," ujar Sambodo.

Selain itu, polisi juga akan memberlakukan one way apabila volume kendaraan meningkat. One way diberlakukan di Tol Cikampek mengarah ke Jakarta

Polda Metro Jaya sendiri telah menyiapkan 2.999 personel mengamankan libur panjang kali ini. Sebanyak 749 di antaranya berasal dari polisi lalu lintas.

Ada 16 pos pengamanan yang nantinya didirikan. 16 pos tersebut tersebar mulai dari 10 pos pengamanan di jalur tol, 3 pos pengamanan di jalur arteri, hingga 3 pos pengamanan di tempat wisata.

(mei/mei)