Diserang Lewat Foto Hamil, Rahayu Saraswati Lapor Prabowo?

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 17:05 WIB
Rahayu Saraswati atau Sara Djojohadikusumo menjalani sesi foto di kantor detikcom
Foto: Rahayu Saraswati (Rachman Haryanto).
Jakarta -

Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Rahayu Saraswati Djojohadikusumo angkat bicara soal serangan lewat foto maternity atau kehamilan yang memperlihatkan perutnya yang membesar. Sara mengaku belum melapor kepada Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang juga pamannya.

"Untungnya sih pakde belum pulang. Saya belum menanyakan dan saya belum istilahnya duduk bareng mereka karena jadwal sangat padat. Saya belum ada kesempatan dan apalagi ini baru terjadi, baru terungkap beberapa hari lalu," kata Sara melalui konferensi pers di Restoran Anggrek Jln. Raya Victor, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (27/10/2020).

Sara mengatakan belum bertemu Prabowo karena Menteri Pertahanan itu masih berada di luar negeri.

"Pak Prabowo saya belum nanya, saya juga belum lapor," ujar Sara sembari tertawa.

Selain mendapat dukungan dari politisi lintas organisasi dan partai politik, Sara menyebut didukung penuh dari keluarganya. Bahkan, Sara menyebut suaminya masih marah dengan kejadian pelecehan seksual yang menimpanya.

Yang pasti dari suami saya, beliau pun tadi pagi istilahnya marah lagi maksudnya bahwa 'kok ada sih yang seperti itu'. Beliau sangat mendukung, keluarga saya yakin juga mendukung," ungkapnya.

Sara bersama tim kuasa hukumnya sedang mempersiapkan langkah hukum menindaklanjuti kasus pelecehan lewat foto hamil ini. Dia menyebut dalam waktu dekat akan menyambangi pihak kepolisian.

"Tindak lanjutnya bahwa kami memang sedang mematangkan persiapan dan berkas-berkas kami. Itulah makanya kami lakukan konferensi pers pada siang ini untuk menjelaskan segamblang-gamblangnya. Kalau pertanyaan kapan memang untuk saat ini saya sudah ada jadwal Pilkada yang sangat padat, tapi kami secepatnya pada saat memang jadwal memungkinkan kami akan melaporkan ke kepolisian untuk menindaklanjuti dan melakukan penindakan terhadap," jelas Sara.

Sebelumnya, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menerima serangan yang menggunakan foto kehamilannya. Sara menduga serangan itu datang dari pendukung paslon lawan politiknya di Pilkada Tangsel.

"Setahu saya memang dikaitkan (pendukung salah satu paslon), tetapi saya yakin dari para paslon yang lain pasti tidak menginstruksikan," kata Sara saat dihubungi, Minggu (25/10/2020).

Namun demikian, Sara mengaku belum berkomunikasi dengan pesaingnya di Pilkada Tangsel untuk membahas kasus pelecehan yang menimpanya. Keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu berharap kedua paslon lain bisa mengedukasi pendukungnya agar tak melancarkan serangan bernada pelecehan.

(gbr/gbr)