Round-Up

Polemik 'Jurassic Park' di Balik Komodo 'Head to Head' dengan Truk

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 27 Okt 2020 06:33 WIB
Viral foto Komodo vs truk
Viral foto truk vs komodo (Foto: Istimewa)

Tahap pembangunan di Pulau Rinca disebut telah mencapai 30 persen dari target. Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Shana Fatina mengatakan pemerintah sangat peduli terkait pelaksanaan pembangunan di zona pemanfaatan Loh Buaya, Pulau Rinca.

"Pembangunan di Loh Buaya dilakukan dengan sangat hati-hati. Setiap pagi dilakukan briefing terkait keamanan dan keselamatan baik untuk para pekerja, dan juga yang paling penting adalah keamanan satwa yang ada di Loh Buaya, agar jangan sampai ada satwa terganggu, sangat hati-hati dengan api," kata Shana saat dihubungi, Senin (26/10/2020), seperti dilansir Antara.

Selama proses pembangunan Jurassic Park, Pulau Rinca masih dibuka untuk wisatawan. Pengunjung di Pulau Rinca selama masa pandemi COVID-19 ini berkisar 150 orang tiap bulan atau sekitar 10-15 orang per hari.

Kini, usai foto truk berhadapan dengan komodo beredar, resor Loh Buaya ditutup untuk pengunjung sejak 26 Oktober 2020, sampai 30 Juni 2021. Penutupan itu tertuang dalam surat dari Kepala Balai TN Komodo yang disampaikan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekowisata (KSDAE) KLHK, Wiratno.

Salah satu poin dalam surat itu berbunyi:
Menutup sementara Resort Loh Buaya, SPTN Wilayah I Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, terhitung sejak tanggal 26 Oktober 2020 hingga 30 Juni 2021 dan akan dievaluasi setiap 2 (dua) minggu sekali.

Wiratno pun membenarkan jika penutupan Loh Buaya terkait dengan pembangunan sarana dan prasaran di kawasan tersebut. Menurutnya, pembangunan di kawasan itu harus dilakukan secara hati-hati karena menjadi habibat belasan komodo dewasa.

"Benar (penutupan Loh Buaya terkait pembangunan), pengunjungnya juga hanya sekitar 150 orang per bulan. Dipindahksn di Loh Liang di TN Komodo. Jadi di lokasi pembangunan sarpras tersebut ada 15 ekor komodo dewasa, memang harus hati-hati," pungkasnya.

Halaman

(aik/lir)