Muncul Kepulan Asap di Bekas Lokasi Kebakaran, Warga Simprug Jaksel Panik

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 16:47 WIB
Warga Simprug gotong-royong menyiram sumber kepulan asap dengan alat seadanya
Foto: Warga Simprug gotong-royong menyiram sumber kepulan asap dengan alat seadanya ( Adhyasta Dirgantara/detikcom)
Jakarta -

Warga sekitar Jalan Simprug Golf 2, Jakarta Selatan (Jaksel) dibuat panik dengan munculnya asap di salah satu titik bekas kebakaran. Padahal sebelumnya tim pemadam kebakaran sudah berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.00 WIB, ditambah dengan hujan deras yang mengguyur sejak pukul 12.34 WIB.

Pantauan detikcom, Senin (26/10/2020), asap tersebut muncul dari sebuah warung sembako yang sudah habis terlalap oleh si jago merah pada pukul 15.17 WIB. Terlihat asap yang mengepul cukup besar di dalam warung tersebut.

Warga yang melihat asap itu pun sempat panik karena khawatir akan terjadinya kebakaran lagi. Untuk itu, warga dengan sigap mengambil 3 buah ember.

Ember tersebut kemudian diisi dengan air selokan. Setelah itu, mereka menyiramnya dari luar warung.

Namun, siraman air dari luar warung masih tidak cukup untuk memadamkan kepulan asap. Akhirnya salah satu warga nekat melewati garis polisi yang sudah dipasang oleh pihak kepolisian dan membuka pagar warung yang digembok untuk memadamkan asap dari dalam.

Warga Simprug gotong-royong menyiram sumber kepulan asap dengan alat seadanyaFoto: Warga Simprug gotong-royong menyiram sumber kepulan asap dengan alat seadanya (Adhyasta Dirgantara/detikcom)

Untungnya asap berhasil dipadamkan oleh warga secara gotong-royong pukul 15.39 WIB.

Seperti diketahui, kebakaran melanda permukiman warga dan parkiran motor di Simprug, Jaksel pada pukul 07.50 WIB hari ini. Peristiwa itu menyebabkan puluhan rumah dan motor terlalap habis. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Meski demikian, belum diketahui penyebab pasti dari kebakaran ini. Polisi juga masih mendalami taksiran kerugian dari peristiwa yang mengakibatkan beberapa warga kehilangan tempat tinggalnya.

"Kerugian materi masih kita hitung kita dalami. Termasuk juga penyebabnya. Ini kan baru keterangan saksi. Tentunya nanti ada unit lapor yang bisa menentukan itu kejadiannya karena apa. Ini kan baru keterangan saksi aja," ujar Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Indra Ranudikarta.

Lihat juga video 'Korban Terjangan Puting Beliung di Bekasi Trauma!':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)