Gerindra: Sandiaga Uno Bukan Pengkhianat, Dia Setia ke Prabowo

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 26 Okt 2020 13:11 WIB
Sandiaga Uno saat bertemu Menhan Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)
Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Nama Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno disebut-sebut masuk bursa calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Gerindra dengan tegas menyebut Sandi loyal kepada partai dan Prabowo Subianto.

"Bang Sandi bukan pengkhianat. Beliau kader Gerindra yang setia bersama Pak Prabowo dan partai," kata anggota Dewan Pembina Gerindra, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (26/10/2020).

Anggota DPR Komisi IV itu yakin Sandi akan setia kepada Gerindra di tengah terpaan isu bursa ketua umum PPP. Apalagi selama ini, kata Andre, Sandi erat dengan Prabowo.

"Beliau sangat menghormati mentor politik beliau, yaitu Pak Prabowo. Jadi Bang Sandi akan tetap bersama kami, karena beliau kader Gerindra," ujar Andre.

Prabowo bersama Sandiaga duet dalam gelaran Pilpres 2019. Usai Pilpres 2019, Sandi tetap mesra bersama Prabowo dan Gerindra.

"Kalau partai lain ingin Bang Sandi wajar saja. Itu menurut saya bagus ya, menunjukkan bahwa kader-kader Gerindra sangat layak jual dan mendapatkan sambutan positif di tengah masyarakat," ucap Andre.

Isu Sandi jadi ketua umum PPP, menurut Andre, adalah hal biasa. Andre percaya Sandi akan tetap bersama Gerindra.

"Sehingga, ada partai lain yang ingin menjadikan Sandi ketua umum partai ya silakan saja. Tapi saya punya keyakinan Bang Sandi sebagai kader Gerindra akan terus bersama Gerindra, apalagi beliau sangat mengagumi dan menghormati mentor politiknya, Pak Prabowo Subianto," imbuhnya.

Sebelumnya, nama sejumlah tokoh mencuat untuk mengisi kursi Ketua Umum PPP. Bahkan, nama Sandiaga Uno pun diusulkan oleh sejumlah DPC PPP untuk menjadi ketum partai Ka'bah itu.

"Sementara ada sejumlah DPC yang juga mewacanakan Sandiaga Uno. Ya itu kan hak untuk menyampaikan, tetapi semua tergantung kepada muktamirin, siapa yang akan dipilih nanti," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi saat dihubungi, Minggu (25/10).

(rfs/gbr)