Suharso Deklarasi Maju Ketum, Siapa Pesaingnya di Muktamar PPP?

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 11:54 WIB
Suharso Monoarfa
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Suharso Monoarfa telah mendeklarasikan diri untuk maju sebagai ketua umum definitif PPP. Selain Suharso, ada sejumlah nama lain yang menjadi kandidat untuk menduduki kursi PPP-1.

"Terkait Muktamar tersebut memang muncul beberapa nama kandidat. Yang sudah mendeklarasikan untuk maju sebagai caketum adalah Pak Suharso," kata Sekjen PPP Arsul Sani saat dihubungi, Minggu (25/10/2020).

Nama tokoh-tokoh PPP, seperti Mardiono dan Ahmad Muqowwam, muncul sebagai kandidat ketum. Selain itu, ada usulan dari DPW PPP Jatim yang mengajukan nama Khofifah Indar Parawansa untuk berebut kursi ketum partai berlambang Ka'bah itu.

"Tapi selain beliau (Suharso), juga ada nama-nama lain seperti M Mardiono, anggota Wantimpres yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Pusat PPP. Kemudian ada tokoh senior partai seperti Ahmad Muqowwam dan Ahmad Farial. Dari jajaran PPP Jatim, ada yang mengusulkan Bu Khofifah dan Gus Ipul," ungkapnya.

Menurut Arsul, PPP membutuhkan pemimpin yang bisa membuat perubahan di tubuh partai. Dengan begitu, kata Arsul, suara PPP bisa meningkat di Pemilu mendatang.

"Bagi kami, yang penting adalah siapa pun Ketum PPP mendatang, maka ia harus merupakan sosok yang bisa melakukan 'change management' atau manajemen perubahan di PPP. Karena hanya dengan perubahan di banyak aspek, maka PPP akan bisa menaikkan kembali suaranya," ujar Arsul.

Saat ditanya apakah dirinya juga akan mencalonkan diri sebagai Ketum PPP, Arsul justru berkelakar. Anggota Komisi III DPR itu menyerahkan kepada DPW dan DPC PPP yang ingin mencalonkannya.

"Saya nggak mencalonkan diri, tapi nggak tahu ya kalau ada DPW dan DPC yang mau mencalonkan saya," tuturnya.

Seperti diketahui, Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mendeklarasikan diri maju sebagai ketua umum definitif partai berlambang Ka'bah itu. Suharso akan bertarung memperebutkan kursi PPP-1 dalam Muktamar yang akan digelar akhir tahun ini.

Sekjen PPP Arsul Sani menyebut pihaknya tengah mempersiapkan Muktamar yang akan digelar di tengah pandemi COVID-19. Muktamar PPP rencananya akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan.

"PPP memang berencana melaksanakan Muktamar IX sebelum pergantian tahun 2020. Rencana di Makassar atau tempat lain sebagai alternatif yang ditetapkan. Saat ini SC/OC sedang mempersiapkan segala sesuatu, terutama terkait dengan protokol kesehatan yang harus dipatuhi, mengingat masih dalam masa pandemi COVID-19," ujar Arsul, Minggu (25/10).

Sementara itu, Waketum PPP Amir Uskara membenarkan bahwa Muktamar PPP akan dilaksanakan selama 4 hari pada Desember 2020. "Insyaallah akan dilaksanakan tanggal 18 sampai 21 Desember," ujar Amir.

Tonton juga 'Pengangguran di RI Bertambah 3,7 Juta Orang':

[Gambas:Video 20detik]

(azr/imk)