Suharso Monoarfa Deklarasikan Diri Maju Jadi Ketum PPP

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 10:39 WIB
Blak Blakan Bersama Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Kamis (21/3/2019 

TIm blak-blakan detikcom berkesempatan melakukan wawancara dengan Ketua Umum PPP baru Suharso Monoarfa, Jakarta, Kamis (21/3/2019). Grandyos Zafna/detikcom
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mendeklarasikan diri maju sebagai ketua umum definitif partai berlambang Ka'bah itu. Suharso akan bertarung memperebutkan kursi PPP-1 dalam muktamar yang akan digelar akhir tahun ini.

Deklarasi Suharso maju sebagai Ketum PPP disampaikannya saat memimpin rapat dengan DPW PPP Jawa Barat pada Jumat (23/10) lalu. Dalam rapat itu, Suharso bicara terkait Pilkada 2020 dan Muktamar PPP.

"Hari ini, di Bogor, sebagaimana tadi disampaikan Ketua DPW Jabar, Ibu Ade Munawaroh, bahwa saya dimiliki Jawa Barat, maka di depan para kader PPP se-Jabar ini, saya mendeklarasikan maju bertarung dalam Muktamar IX untuk menang menjadi Ketua Umum," kata Suharso dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (25/10/2020).

Pemilihan ketua umum akan dilaksanakan dalam Muktamar PPP yang digelar pada Desember 2020. Gelaran muktamar sendiri dilaksanakan usai Pilkada 2020.

"Dalam keputusan Mukernas ke-4 yang telah diadakan awal tahun ini, salah satu isinya ialah bahwa kita akan melaksanakan Muktamar setelah selesai Pilkada 2020, karena Pilkada ditunda ke Desember 2020 maka Muktamar akan dilakukan pada bulan Desember 2020," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Suharso juga meminta para kader saling mendukung dan solid menyambut Pilkada 2020. Dengan begitu, Suharso, yang juga menjabat Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, berharap suara PPP bisa melejit di Pemilu 2024.

"Kita harus punya energi dan kalori untuk Pemilu 2024, sementara Pilkada 2020 dan 2022 harus menjadi ajang sinergitas kekuatan kader," ujar Suharso.

"Semoga dengan begitu PPP dapat kembali berjaya dan insyaallah mengantongi suara pada Pemilu 2024 dengan jumlah suara yang melampaui jauh dari ambang batas parlemen," tandasnya.

Tonton juga 'Pengangguran di RI Bertambah 3,7 Juta Orang':

[Gambas:Video 20detik]

(azr/imk)