Wagub DKI Kaji Resepsi Pernikahan Bisa Digelar di Tengah Pandemi Corona

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 22:26 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melihat simulasi resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan.
Foto: Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Ilman/detikcom).
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melihat simulasi resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan yang diadakan oleh ASGEPRINDO. Riza memang sedang mengkaji untuk kembali memberi izin resepsi pernikahan di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

Simulasi itu diadakan di Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (22/10/2020).

Dalam simulasi itu, sebelum masuk ke ruangan gedung, tamu undangan terlebih dahulu memindai barcode yang sudah disediakan. Setelah itu, tamu undangan dicek suhu tubuh, apabila normal akan dipersilakan masuk.

Di dalam ruangan, tamu undangan diminta tetap duduk di kursi. Makanan akan diantar oleh pelayan yang ada.

Untuk ucapan selamat kepada pengantin, tamu undangan diminta hanya memberikan salam santun tanpa bersentuhan. Setelah itu, akan langsung diminta berfoto dengan menjaga jarak. Hand sanitizer disediakan di sisi kanan dan kiri panggung pengantin.

A Riza menyebut sedang mengkaji dibukanya resepsi pernikahan. Diketahui, saat ini, Jakarta masih melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melihat simulasi resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan.Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melihat simulasi resepsi pernikahan dengan protokol kesehatan. (Ilman/detikcom)

"Mudah-mudahan nanti kami rapat tapi akan laporkan kepada Bapak Gubernur pada seluruh jajaran di internal pada Forkopimda, dan pada Satgas (Penanggulangan COVID-19) pusat, dan pemerintah pusat untuk ke depan untuk dapat dipertimbangkan, dibukanya resepsi pernikahan. Kita tahu bahwa banyak sekali ya keluarga kita saudara kita yang karena ditutup selama 7 bulan ini yang tidak dapat bekerja bahkan terancam di PHK," ucap A Riza usai menyaksikan simulasi.

Keputusan soal izin resepsi pernikahan akan menjadi bagian dari evaluasi PSBB masa transisi yang berakhir tanggal 25 Oktober. Saat PSBB masa transisi ini, banyak pelonggaran dilakukan, termasuk membuka bioskop yang sudah tutup sejak Maret 2020.

"Nanti kita kaji (izin resepsi), kan baru tanggal 25 nanti. Kan sejauh ini semua ada pelonggaran hanya beda di kapasitas. Ada yang 50% ada yg 25%, sudah luar biasa kemajuannya. Namun demikian, kita minta kepada masyarakat, pemerintah sudah buka banyak pelonggaran, masyarakat juga tetap diminta di rumah, kecuali yang urgen sekali. Lalu para pimpinan usaha ya diatur shift-nya, kantor-kantor atau dunia usaha ya mendorong sedapat mungkin karyawannya bekerja dari rumah," kata kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

(man/aik)