Usai AS-Austria, Prabowo Lanjut ke Prancis Bahas Kerja Sama Pertahanan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 13:12 WIB
Tahun 2019 ini diwarnai rematch dan manuver elite politik yang mengejutkan. Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto yang semula bersaing sengit kemudian bersatu di kabinet baru.
Foto: Prabowo Subianto (Dok: detikcom)
Jakarta -

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melanjutkan kunjungan kerja (kunker) dari Austria ke Prancis. Prabowo bertemu dengan Menhan Prancis Florence Parly guna membahas kelanjutan kerja sama pertahanan.

"Iya melanjutkan pembicaraan kerja sama pertahanan yang sudah dibuat terkait pelatihan bersama, termasuk pelatihan-pelatihan dan kerja sama Industri pertahanan dan lain-lain," kata Juru Bicara Menhan Dahnil Anzar Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (22/10/2020).

Perihal kunker Prabowo ke Prancis juga diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Prancis melalui akun Twiitter-nya, @Armees_Gouv. Dalam cuitannya, Menhan Prancis akan bertemu Prabowo hari ini waktu setempat.

Prabowo memang melakukan kunjungan ke sejumlah negara sejak 15 Oktober lalu. Sebelum ke Prancis dan ke Austria, Prabowo lebih dulu melakukan lawatan ke Amerika Serikat (AS).

Prabowo memenuhi undangan dari Pemerintah AS yang disampaikan melalui Menhan Mark T Esper. Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu berada di AS sejak 15-19 Oktober.

Setelah dari AS, baru kemudian Prabowo terbang ke Austria. Pada 22 Oktober, Prabowo bertemu dengan Menhan Austria, Klaudia Tanner di Wina.

Prabowo didampingi oleh Duta Besar RI untuk Austria Darmansjah Djumala, anggota DPR RI Komisi I Sugiono, dan Atase Pertahanan Berlin Kol Kav Rio Hendrawan Alin Putra saat kunjungan kerja ke Austria. Dalam pertemuan sekitar satu jam itu, Prabowo dan Tanner juga membahas peluang penandatanganan MoU sebagai payung hukum kerja sama kedua negara.

"Kedua Menteri Pertahanan membahas peluang peningkatan kerja sama bilateral di bidang pertahanan yang dapat dijajaki lebih lanjut melalui pembentukan memorandum of understanding (MoU) sebagai payung (umbrella agreement) kerja sama pertahanan kedua negara di masa yang akan datang," tulis KBRI Wina melalui keterangan yang diterima detikcom.

Baca Juga

Bukan Andre Rosiade, Gerindra Godok Nasrul Abit di Pilgub Sumbar

(zak/imk)