Bukan Andre Rosiade, Gerindra Godok Nasrul Abit di Pilgub Sumbar

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Selasa, 11 Feb 2020 14:13 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit. Foto: Matius Alfons-detikcom
Jakarta -

Partai Gerindra tengah menggodok nama yang akan dicalonkan dalam pemilihan wakil gubernur Sumatera Barat (Sumbar). Bukan Andre Rosiade, Gerindra menggodok sejumlah nama, salah satunya eks Ketua DPD Gerindra Sumbar Nasrul Abit.

"Kami belum mempertimbangkan keluar satu atau dua nama, karena kami sedang godok denga partai koalisi, termasuk ya nama Nasrul Abit salah satu di antaranya," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dasco mengatakan belum ada nama pasti yang akan dicalonkan Gerindra. Saat ditanya soal isu penjebakan PSK yang dilakukan Andre Rosiade untuk maju Pilgub Sumbar, Dasco menegaskan partainya tak akan mengusungnya.

"Sementara dari Gerindra kami belum menggodok nama-nama calon. Tapi dengan pertimbangan dan situasi yang ada saat ini sudah kami sampaikan bahwa DPP Gerindra mempertimbangkan untuk tidak memajukan Andre Rosiade sebagai cagub Sumbar," ujarnya.

Dasco mengatakan Gerindra belum membuka pendaftaran untuk bakal calon wagub Sumbar. Menurutnya, ada beberapa DPC Gerindra di Sumbar yang ingin Andre maju meski Andre sudah menyatakan tak akan mencalonkan diri.

"Ya kalau dilihat dari wacana kan ada beberapa calon. Mungkin waktu itu kami juga dengar ada beberapa cabang yang mencalonkan Saudara Andre. Bukan, bukan (sempat mempertimbangkan Andre). Kan kami belum buka pendaftaran sampai sekarang," jelas Dasco.

Sebelumnya diberitakan, Andre sudah menyatakan tidak akan maju dalam kontestasi Pilgub Sumbar di 2020. Namun, ia tak menutup kemungkinan akan maju di tahun 2024.

"Saya bukan seperti wali kota itu. Tapi kalau 2024 bisa saja saya maju, tapi kalau 2020 tidak," kata Andre, Rabu (18/12/2019).

Andre pun tengah diterpa isu penjebakan PSK di Padang, Sumatera Barat. Siang ini, Andre akan menjalani pemeriksaan Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra di DPP.

(azr/tor)