Round-Up

5 Temuan Tak Terduga TGPF Duga Aparat Terlibat Penembakan Pendeta

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Okt 2020 05:19 WIB
Menko Polhukam Mahfud Md membacakan hasil investigasi TGPF terkait rentetan penembakan di Intan Jaya (YouTube Kemenko Polhukam)
Foto: Menko Polhukam Mahfud Md membacakan hasil investigasi TGPF terkait rentetan penembakan di Intan Jaya (YouTube Kemenko Polhukam)

4. Jenazah Pendeta Yeremia Akan Diautopsi di RS Independen

Sementara itu ada juga temuan positif dari kerja TGPF Intan Jaya. TGPF mengatakan dapat meyakinkan keluarga Pendeta Yeremia Zanambani untuk jenazah diautopsi di rumah sakit (RS) independen.

"Bahwa perlu kami sampaikan juga, progres terkini, bahwa ketika kita berhasil meyakinkan keluarga mau tanda tangan BAP (berita acara pemeriksaan), mau memberikan izin untuk autopsi," kata Ketua TGPF Intan Jaya, Benny Mamoto.

Alasan mengapa autopsi dilakukan di RS independen pun diungkap. Hal ini didasari permintaan keluarga Pendeta Yeremia.

"Penyidik telah menindaklanjuti dengan mengirim surat kepada rumah sakit independen, saya katakan independen, karena ini syarat dari keluarga," ungkap Benny.

Benny Mamoto pria kelahiran Manado Sulawesi Utara yang sejak tahun 2009 menjabat sebagai direktur Badan Narkotika Nasional (BNN).Foto: Benny Mamoto pria kelahiran Manado Sulawesi Utara (Hasan Alhabshy/detikcom)

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6