IPB Akan Beri Gelar Doktor Honoris Causa ke Kepala BNPB Doni Monardo

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 17:11 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo.
Kepala BNPB Doni Monardo (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

IPB University akan memberikan gelar doktor honoris causa kepada Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Gelar doktor kehormatan diberikan kepada Doni karena karya dan dedikasinya dalam bidang iptek dan kemanusiaan.

"Sesuai Peraturan Senat Akademik IPB Nomor 05/2015 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) di Lingkungan IPB, Letjen TNI Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan atas karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang iptek, serta atas pengabdian dan jasanya yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan, pembangunan dalam arti luas, dan kemanusiaan," kata Rektor IPB Arif Satria dalam keterangannya, Rabu (21/10/2020).

Keputusan pemberian gelar doktor honoris causa kepada Doni Monardo diambil dalam rapat pleno Senat Akademik (SA) IPB pada Selasa (20/10) yang menyetujui pemberian gelar kehormatan itu. Dalam perjalanan kariernya, Doni Monardo dinilai selalu memberikan kontribusi dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

"Dalam berbagai penugasan, baik saat mulai bertugas di Aceh, kemudian Danrem 061/Surya Kencana Bogor, selanjutnya sebagai Danjen Kopassus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas dan kini Kepala BNPB, diperoleh fakta yang kuat bahwa Letjen TNI Doni Monardo senantiasa berperan yang sangat nyata dalam meningkatkan dan mengembalikan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia," jelasnya.

Arif menjelaskan ada setidaknya lima aksi Doni yang dinilai luar biasa dan pantas mendapatkan gelar doktor honoris causa. Di antaranya membangkitkan kepedulian lingkungan dan memberikan pelatihan keterampilan (environmental awareness and training), memobilisasi sumber daya (resource mobilization) dan membangun jaring kerja kolaborasi (pentahelix), dan memulihkan dan merehabilitasi keanekaragaman hayati spesies dan ekosistem.

Selain itu, Doni Monardo juga dinilai membangun kolaborasi penegakan hukum serta melakukan advokasi kebijakan. Menurut Arif, seluruh kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, terutama karena kepemimpinan lingkungan yang kuat dan menonjol dari Doni Monardo.

"Pengabdian dan jasa beliau yang luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, pendidikan, pembangunan pertanian dalam arti luas serta kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi kita semua," pungkas Arif.

(azr/dhn)