Sopir Taksi Online Dikeroyok di Polrestabes Palembang Saat Hendak Minta Tolong

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 14:46 WIB
Korban saat dibawa ke rumah sakit
Korban saat dibawa ke rumah sakit. (Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Seorang driver taksi online di Palembang, Indra (40), dikeroyok orang tak dikenal. Mirisnya, ia dikeroyok di halaman Polrestabes Palembang saat mau meminta pertolongan.

Insiden pengeroyok terjadi dini hari tadi di halaman Polrestabes. Awalnya Indra mendapat orderan penumpang dari Jalan Aman, Kelurahan 5 Ulu, menuju kafe di Jalan Kolonel Burlian, Palembang.

"Rekan kami ini dapat orderan penumpang dari Jalan Aman I ke kafe di Jalan Kolonel Burlian. Namun, di jalan, penumpang cewek ini minta diantar ke Yaktapena," kata Ketua Komunitas Mobster Family, Noshi, kepada detikcom, Rabu (21/10/2020).

Mengingat permintaan tidak sesuai tujuan, Indra menolak. Namun ia akhirnya menuruti permintaan itu karena telah larut malam dan penumpang adalah seorang wanita.

"Dengan pertimbangan penumpang cewek tadi, rekan kita mengikuti. Setiba di lokasi, penumpang ini minta diantarkan masuk ke gang dan di situlah ditolak. Rekan kita Indra tetap menunggu di luar gang," jelas Noshi.

Setelahnya, datanglah dua orang tak dikenal menghampiri korban. Bahkan sepeda motor langsung diparkirkan tepat depan mobilnya.

Tanpa basa-basi, kedua pelaku langsung melemparkan batu ke kaca dan memukul pintu samping mobil. Pelaku yang panik berusaha menyelamatkan diri dan kabur menuju Polrestabes Palembang.

"Korban ini menyelamatkan diri dan lari ke Polrestabes. Namun posisi motor pelaku terseret dan diteriaki tabrak lari, datanglah warga lain ikut mengejar," terangnya.

"Setiba di pos penjagaan Polrestabes, dia teriak minta tolong. Itu tidak ada petugas dan dia kabur ke belakang, ternyata tetap dikejar dan terakhir dikeroyok di halaman belakang SPKT Polrestabes," sambung Noshi.

Dikatakan Noshi, akibat kejadian itu, korban mengalami luka di bagian kepala dan lutut. Korban selanjutnya dievakuasi oleh salah satu polisi ke RS Bari Palembang.

Setelah kejadian, korban membuat laporan: LP.B/2200/X/2020/SUMSEL/RESTABES/SPKT. Laporan itu diterima oleh Kepala SPKT melalui Panit I Ipda Suhari.

"Pelaku utama ada empat orang. Katanya pelaku yang pakai motor itu adalah mantan suami si penumpang cewek tadi. Korban saat ini dirawat dan sedang visum," ucap Noshi.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene ketika dimintai konfirmasi belum memberi jawaban. Beberapa kali panggilan telepon ditolak dan pesan singkat WhatsApp tak dibalas.

(ras/elz)