Dianggap Tak Efektif Cegah Penyebaran Corona, PSB Kecil Pekanbaru Disetop

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 12:50 WIB
Poster
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Pekanbaru -

Pemkot Pekanbaru menghentikan pembatasan sosial berskala (PSB) kecil atau mikro. Kebijakan tersebut disetop setelah dianggap tak efektif mencegah penyebaran virus Corona di ibu kota Riau tersebut.

"Iya, sudah sepekan ini kita hentikan PSBM itu. Kita tidak memberlakukan lagi pembatasan sosial karena kita nilai hasilnya tidak efektif dalam pencegahan penyebaran virus Corona," kata Kabag Humas Pemkot Pekanbaru, Irba Sulaiman, saat dimintai konfirmasi, Rabu (21/10/2020).

Irba mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi PSB kecil. Evaluasi menunjukkan jumlah kasus positif baru Corona di Pekanbaru terus melonjak.

"Warga banyak yang tidak patuh dalam penerapan protokol kesehatan COVID-19. Inilah yang sangat kita sayangkan sekali. Warga sepertinya tidak peduli dengan kondisi yang ada saat ini," kata Irba.

Dia mengatakan Pemkot Pekanbaru berfokus menangani pasien tanpa gejala. Semua orang positif Corona tanpa gejala (OTG) bakal diisolasi di fasilitas yang disediakan Pemprov Riau.

"Sekarang kita lebih fokus dalam penanganan OTG saja. Jadi sesuai Perwako, OTG harus diisolasi mandiri yang sudah kita sediakan ruangannya bersama Pemprov Riau," kata Irba.

Pasien positif tanpa gejala yang tak mau diisolasi akan dijemput paksa. Pasien itu juga akan dikenai sanksi jika menolak diisolasi.

"Malah OTG yang tak mau diisolasi bisa dikenakan sanksi berupa denda dan tidak mendapat fasilitas publik selama 6 bulan," katanya.

(cha/haf)