Stadion Mattoanging Dibongkar, Gubernur Sulsel Target Renovasi Selesai 2022

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 09:51 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).
Foto: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).
Makassar -

Stadion Andi Mattalatta di kawasan Mattoanging, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hari ini mulai dibongkar untuk renovasi. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menargetkan renovasi dapat selesai di awal tahun 2022.

"Harapan kita Insya Allah 2022 awal, 18 bulan paling lama (pengerjaan renovasi)," ujar Nurdin di Stadion Mattoanging, Makassar, Rabu (21/10/2020).

Nurdin memimpin pembongkaran Stadion Mattoanging secara simbolis dengan naik ke alat berat dan memulai pembongkaran pagi tadi. Nurdin mengatakan proses pembongkaran fisik Stadion Mattoanging akan memakan waktu sekitar 2 bulan, lalu dilanjutkan tahap pembangunan renovasi.

"2 bulan, insya Allah bisa diselesaikan (pembongkaran Stadion) dan kita lanjutkan pembangunan fisik. Dan ini juga kita sudah siapkan untuk multiyears (kontrak pengerjaan), jadi satu kali tender sampai selesai," katanya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).Foto: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).

pada tahap awal ini, Nurdin menjelaskan, Pemprov Sulsel fokus pada pembongkaran fisik stadion, dan bukan keseluruhan fasilitas yang ada di kompleks Stadion Mattoanging. Namun fisik stadion akan dibangun dengan lebih lebar dari yang sebelumnya.

"Akan bergeser sedikit supaya lebih luas sedikit jogging track-nya, jadi jogging tranck-nya ada 2, di atas dengan di bawah," jelasnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).Foto: Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah memulai secara simbolis pembongkaran Stadion Mattoanging (dok. Istimewa).

Untuk diketahui, tahap pembangunan fisik Stadion Mattoanging ini dimulai setelah Pemprov Sulsel menyudahi perselisihan dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) terkait kepemilikan dan pengelolaan Stadion Mattoanging.

Selain itu, Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel sebelumnya juga telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses administrasi pelaksanaan renovasi Stadion Mattoanging, terutama terhadap dukungan perencanaan.

"Kita sudah melakukan audit konstruksi, malah sebelumnya di tahun 2019 melakukan pra desain. Kemudian penyusunan dokumen evaluasi lingkungan hidup, kemudian penyusunan amdal," ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Andi Arwin Azis dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Selesainya tahap administrasi renovasi Mattoanging itu dilanjutkan dengan penandatangan kontrak kerjasama antara Pemprov Sulsel dengan PT Arkonin Jakarta dan PT Griksa Jakarta untuk penyusunan perencanaan konstruksi proses administrasi. Andi mengatakan, untuk pelaksanaan manajemen konstruksi, pihaknya hari ini juga langsung melakukan penandatanganan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

"Sudah jalan semua, sehingga kita berharap proses ini kita lebih cepat," katanya.

(nvl/idh)