PKB Soal Survei Kinerja Jokowi Litbang Kompas: Kondisi Saat Ini Tak Mudah

Elza Astari Retaduari - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 20:04 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Maruf Amin saat memimpin rapat kabinet terbatas tentang hilirisasi industri produk-produk unggulan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Presiden Joko Widodo menyatakan industri nasional telah mampu membuat produk-produk dengan teknologi unggulan dan meminta dapat terus dikembangkan dengan pendanaan riset yang memadai dari BUMN serta swasta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Foto: Jokowi-Ma'ruf Amin. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A).
Jakarta -

Survei Litbang Kompas soal kinerja pemerintah Joko Widodo-Ma'ruf Amin di satu tahun kepemimpinan keduanya menunjukkan lebih banyak publik yang tidak puas. PKB menyinggung kondisi saat ini yang tidak mudah karena ada pandemi virus Corona (COVID-19).

"Kondisi saat ini memang tidak mudah, semua negara mengalami kemerosotan yang dalam, dan dukungan masyarakat tentu sangat berarti untuk pemerintah saat ini," ujar Ketua DPP PKB Daniel Johan kepada wartawan, Selasa (20/10/2020).

Berdasarkan survei Litbang Kompas dalam satu tahun Jokowi-Ma'ruf, sebanyak 52,5% merasa tidak puas atas kinerja pemerintahan keduanya. Sebanyak 45,2% menyatakan puas atas kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Daniel menilai jumlah publik yang merasa puas terhadap Jokowi-Ma'ruf terbilang cukup besar juga. Padahal akibat pandemi Corona, banyak dampak yang dirasakan masyarakat, terutama dalam masalah ekonomi.

"Di tengah dampak pandemi COVID yang begitu dahsyat dan multidimensi yang dialami segenap rakyat, tapi Presiden Jokowi masih mendapat kepercayaan seperti itu, merupakan suatu yang sangat berarti," ucap Daniel.

Wakil Ketua Komisi IV DPR ini pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan kepada Jokowi. Daniel menyebut, masa pandemi yang sulit ini harus benar-benar disikapi dengan kerja sama seluruh pihak.

"Kita benar-benar berterima kasih kepada segenap masyarakat, ini menjadi tantangan sekaligus pendorong semangat bagi pemerintah untuk bekerja lebih sungguh-sungguh lagi bagi kebaikan dan kemaslahatan rakyat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Sjamsurijal juga menyampaikan pandangannya atas kinerja Jokowi-Ma'ruf di setahun kepemimpinan mereka. Menurutnya, langkah pemerintahan Jokowi sudah on the track atau berada di jalur yang benar.

"Hampir sebagian besar waktu Presiden Jokowi dan jajarannya di satu tahun pemerintahannya tersita dalam menghadapi pandemi COVID-19. Kami menilai dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran dan sumber daya yang kita punya berbagai langkah pemerintah dalam menangani dampak pandemi COVID-19 sudah berada di jalur yang benar," kata Cucun, dalam keterangannya.

Cucun menyebut, pemerimtah sudah memberikan solusi yang jelas menghadapi dampak multidimensi akibat pandemi Corona. Meski kerap muncul adanya perbedaan pendapat, namun pemerintah Jokowi dinilai sudah memberikan kejelasan langkah menghadapi deretan masalah yang muncul akibat Corona.

Wakil Ketua Banggar DPR ini menunjukkan beberapa langkah konkrit pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam menghadapi pandemi Corona. Cucun mengurai di antaranya seperti realokasi anggaran APBN untuk mengantisipasi dampak COVID-19, menyiapkan berbagai program jaring pengaman sosial, memulai program pemulihan ekonomi nasional, dan menerbitkan protokol Kesehatan.

"Saat ini pemerintah tengah mematangkan proses pengadaan vaksin COVID-19 baik yang setengah jadi maupun yang sudah jadi. Dari berbagai langkah Jokowi-Ma'ruf yang patut digarisbawahi adalah keberanian untuk mengambil kebijakan moderat dengan menyeimbangkan penanganan dampak di bidang Kesehatan dan di bidang ekonomi," urainya.

Cucun mengingatkan, pandemi Corona merupakan hal baru sehingga setiap negara pun masih meraba-raba dalam menentukan kebijakan, termasuk Indonesia. Pemerintah Jokowi-Ma'ruf disebut terus berusaha memberikan kebijakan terbaik untuk meminimalis dampak pandemi Corona.

"Tidak ada rumus baku yang bisa membuat pandemi ini cepat teratasi, maka wajar jika pemerintah selalu melakukan adaptasi kebijakan untuk mencari solusi terbaik," kata Cucun.

Anggota Komisi III DPR ini menyadari memang masih ada kekurangan dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Namun Cucun yakin ke depan masalah COVID ini akan diselesaikan dengan baik oleh Jokowi.

"Kita optimistis seiring proses vaksinisasi COVID-19 nanti berbagai kekurangan di sektor ekonomi, politik keamanan, penegakan hukum, hingga kesejahteraan sosial akan segera teratasi," tegasnya.

(elz/gbr)