Satgas Pusat: Belum Ada Laporan Efek Samping Vaksin COVID dari Relawan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 16:58 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Vaksin Corona sudah memasuki tahapan uji klinis dan diujicobakan kepada relawan. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyatakan belum ada laporan efek samping yang dialami relawan vaksin COVID-19.

"Sejauh ini belum ada laporan efek samping yang diterima relawan dalam uji klinis vaksin tersebut," ujar Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/10/2020).

Berdasarkan Perpres Nomor 99 Tahun 2020, pengawalan pengadaan vaksin COVID-19 dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Wiku memastikan BPOM mengawasi uji klinis vaksin COVID-19 untuk menjamin keamanan.

"Jadi pada prinsipnya pengawalan pengadaan vaksin ini dilakukan BPOM. Dan kita memastikan Badan POM melakukan evaluasi ini terhadap protokol uji klinis yang dilakukan dan selalu melakukan inspeksi dalam pelaksanaan uji klinis tersebut. dan untuk mencapai tujuan memastikan bahwa keamanan dan efektivitas vaksin tersebut tercapai," ujar Wiku.

Kesaksian soal pelaksanaan uji vaksin COVID-19 pernah disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menjadi relawan. Ridwan Kamil mengaku tidak merasakan efek samping usai divaksinasi.

"Tahap satu vaksin disuntikkan pada relawan yang jumlahnya di bawah 100 orang. Tahap dua, disuntikkan pada relawan dengan jumlah antara 100 hingga 1.000 orang. Dan tahap tiga untuk relawan di atas 1.000 orang dan tepatnya 1.620 relawan," katanya dalam wawancara yang dilakukan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 dr Reisa Brotoasmoro, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (9/10).

(dkp/imk)