Demo Buruh Jakarta Terpusat di Simpang Cempaka Putih, Ini Rekayasa Lalinnya

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 09:01 WIB
Ribuan buruh bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa se-Sukabumi melakukan aksi unjuk rasa di lapangan Merdeka, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (7/10/2020). Aksi tersebut merupakan penolakan buruh terhadap pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR. ANTARA FOTO/Iman Firmansyah/agr/aww.
Ilustrasi demo buruh Sukabumi tolak omnibus law UU Cipta Kerja. (ANTARA FOTO/Iman Firmansyah)
Jakarta -

Gerakan Buruh Jakarta (GBJ) menggelar aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Rencananya, buruh akan berorasi di Simpang Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Informasinya, mereka tidak ke Istana, tetapi orasi di Simpang Cempaka Putih," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (15/10/2020).

Sambodo mengatakan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di Simpang Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pengalihan arus diberlakukan secara situasional jika terjadi kepadatan di lokasi aksi.

"Pengalihan arus lalu lintas diberlakukan secara situasional," kata Sambodo.

Sebelumnya, Gerakan Buruh Jakarta (GBJ), yang terdiri atas aliansi serikat pekerja/buruh yang berkedudukan di Jakarta, akan menggelar aksi demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja. Koordinator lapangan GBJ, Supardi, mengatakan pihaknya sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada Polda Metro Jaya.

"Iya betul (demo). Pemberitahuan saja, sudah ke Polda. Sudah ada respons sih, tapi kan kondisinya situasional," kata Supardi saat dihubungi, Rabu (14/10).

Aksi akan dimulai pada Kamis, 15 Oktober hingga Kamis, 22 Oktober. Supardi mengatakan aksi akan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB setiap hari. Massa akan melakukan orasi atau mimbar bebas.

(Rekayasa lalu lintas bisa dilihat di halaman berikutnya)

Simak juga video 'Eksklusif! Pengakuan Ketua KAMI Medan Terkait Demo Ricuh':

[Gambas:Video 20detik]