Sumsel Masuk Musim Hujan, Warga di Pinggir Sungai Diminta Siaga Banjir

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 17:28 WIB
Ilustrasi hujan lebat
Ilustrasi musim hujan (Foto: iStock/Willowpix)
Palembang -

Wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) mulai masuk musim hujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai siaga banjir.

BPBD Sumatera Selatan mencatat ada 10 daerah rawan banjir. Sepuluh daerah itu adalah Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Pali, OKU Timur, Banyuasin, Musi Banyuasin, Empat Lawang, OKI, Prabumulih, dan Ogan Ilir.

"Saat masuk musim hujan, daerah ini sangat rentan terjadi banjir, khususnya di daerah aliran sungai yang dataran rendah. Bila debit air tinggi, air sungai dapat meluap," kata Kepala BPBD Sumsel Iriansyah di kantornya, Rabu (14/10/2020).

Iriansyah telah meminta petugas BPBD di Sumsel lebih siaga. Pihaknya juga telah meminta bantuan dari Basarnas, TNI, Polri, Tagana, hingga pemda setempat untuk mengantisipasi dampak banjir.

"Selain personel, kami siagakan peralatan bantuan dan evakuasi. Bahkan posko juga disiagakan pada titik rawan banjir," ujar Iriansyah.

Dia juga meminta masyarakat di sejumlah wilayah waspada terhadap potensi tanah longsor. Warga di daerah dataran tinggi, seperti Muara Enim, Pali, OKU Selatan, Pagaralam, hingga Lahat, disebut harus lebih waspada.

"Adapun potensi bencana lain adalah angin puting beliung. Hal ini dapat terjadi di Ogan Ilir, OKI, Prabumulih, dan Banyuasin seperti tahun-tahun kemarin," katanya.

Sebelumnya, analisis BMKG Stasiun Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Palembang, memprediksi musim hujan di Sumsel masuk pada pertengahan Oktober. BMKG telah meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem.

"Diperkirakan cuaca pancaroba September hingga Oktober masih berpeluang terjadi. Oktober nanti sebagian besar wilayah Sumsel baru memasuki awal musim hujan. Jadi kami minta masyarakat waspada dan mengantisipasi cuaca ekstrem tersebut," kata Kepala Analisa dan Prakiraan BMKG SMB II Sinta Andayani.

(ras/haf)