Round-Up

Geng Motor-Anarko di Medan Bikin Ricuh Demo Omnibus Law

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 23:07 WIB
Demo tolak omnibus law di DPRD Sumut ricuh (Datuk Haris-detikcom)
Demo menolak omnibus law di DPRD Sumut ricuh. (Datuk Haris/detikcom)
Jakarta -

Demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di DPRD Sumatera Utara berujung ricuh. Disebut terdapat massa dari kelompok anarko bergabung dengan geng motor.

Kapolda Sumut Irjen Martuani Sormin mengatakan terdapat 32 kelompok anarko. Martuani menuturkan pihaknya tengah mendalami hal ini.

"Ada 32 kelompok anarko. Kelompok anarko ini gabung dengan geng motor, sedang kita dalami," kata Irjen Martuani di Medan, Jumat (9/10/2020).

Martuani mengatakan massa yang disebutnya dari kelompok anarko itu terorganisasi. Mereka, menurut Martuani, menumpang pada pengunjuk rasa.

"Kita mensinyalir mereka terorganisir menumpang kepada pengunjuk rasa," tuturnya.

Dia mengatakan secara total ada 253 orang yang ditangkap terkait demo ricuh kemarin. Polisi juga menyita senjata tajam dari sejumlah orang.

"Di antara 253 ini ada yang membawa sajam atau kelewang, itu kita proses," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2