Jejak Vandalisme Massa Demo Tolak Omnibus Law di Underpass Senen

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 14:30 WIB
Vandalisme di underpass Senen (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Vandalisme di underpass Senen (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Demo penolakan terhadap omnibus law UU Cipta Kerja diwarnai vandalisme. Vandalisme berupa coretan terlihat di dinding sekitar underpass Senen, Jakarta Pusat.

Pantauan detikcom, Jumat (9/10/2020) pukul 13.30 WIB, coretan-coretan itu terpampang di dinding underpass Senen yang mengarah ke Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Coretan itu tampak berada di sisi kiri maupun kanan.

Coretan itu bertulisan bermacam-macam. Mulai dari 'RIP AKAL SEHAT' lalu kemudian 'DEWAN P********* RAKYAT' yang ditulis dengan huruf kapital dan berwarna hitam pekat.

Kemudian di sisi kanan yang mengarah ke Jalan Cempaka Putih, dinding itu bertulisan 'lebih baik di******* sesama daripada dengan negara!!!'. Tulisan itu terlihat memanjang dengan tinta hitam.

Tak hanya itu, massa demo juga turut mencoret-coret dinding dengan cat warna merah. Coretan merah itu bertulisan 'INDONESIA SAKIT' dan tulisan tagar '#MOSITIDAKPERCAYA'. Masih banyak pula coretan dengan kata-kata kotor dan kasar yang ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu.

Diketahui, kerusuhan terjadi di Simpang Lima Pasar Senen, Jakarta, tadi malam. Massa merusak halte TransJakarta dan membakar truk. Bioskop Grand Theater dan tiga ruko di lokasi terbakar.

Setelah mendapatkan laporan, 10 unit damkar dikerahkan. Proses pemadaman pun berlangsung hampir 4 jam.

(gbr/gbr)