Pemerintah Minta Fasilitas Kesehatan Patuhi Aturan Harga Swab Test Mandiri

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 18:13 WIB
Ilustrasi Tes Swab
Foto ilustrasi swab test Corona. (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah telah menentukan harga maksimal tes usap atau swab test Corona (COVID-19) mandiri. Pemerintah meminta fasilitas pelayan kesehatan mematuhi aturan itu.

"Sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan, maka biaya tes usap mandiri atau swab test maksimal adalah 900 ribu rupiah, dan perlu ditekankan bahwa batasan tarif tersebut hanya berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan PCR secara mandiri," kata Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisamito, dalam konferensi pers daring yang disiarkan di YouTube BNPB, Kamis (8/10/2020).

Wiku menegaskan, jika pemeriksaan PCR disebabkan penelusuran kontak erat dengan pasien positif Corona atau karena pasien tersebut sudah terpapar Corona, biaya swab test tak berlaku karena ditanggung pemerintah.

"Dan tidak berlaku untuk kegiatan penelusuran kontak atau rujukan kasus COVID-19 ke RS, yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan pemeriksaan PCR dari pemerintah. Apabila PCR merupakan hasil penelusuran kontak, maka pembiayaannya dijamin pemerintah," tegas Wiku.

Dia meminta kepatuhan dan sikap transparan penyelenggara fasilitas kesehatan terkait aturan biaya swab test Corona tersebut. Wiku menuturkan kepatuhan dan sikap transparan diperlukan untuk meminimalkan adanya penipuan.

"Kami meminta agar fasilitas kesehatan yang melayani tes usap mandiri untuk mematuhi surat edaran Kementerian Kesehatan dan transparan dengan pembiayaan pelayanan kesehatan demi meminimalisir fraud (penipuan)," tandas Wiku.

(aud/dhn)