Kronologi Demo di Sekitar Istana yang Berujung Ricuh

ADVERTISEMENT

Kronologi Demo di Sekitar Istana yang Berujung Ricuh

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 16:35 WIB
Demo Omnibus Law di Harmoni
Demo Omnibus Law di Harmoni (Luqman/detikcom)

14.55 WIB

Pospol di perempatan Harmoni juga dirusak pendemo. Massa yang menolak UU Cipta Kerja merusak pospol saat kericuhan terjadi di lokasi. Terlihat coretan-coretan vandalisme di pos polisi Harmoni.

15.00 WIB

Massa semakin anarkistis. Massa melempari petugas hingga membakar pos polisi.

Massa kemudian mencabut pagar pembatas proyek MRT yang ada di dekat lokasi. Mereka berlindung di belakang beton pagar pembatas MRT.

Api terlihat berkobar di Pospol Patung Kuda. Pada Pospol Patung Kuda juga terlihat coretan 'ACAB'.

15.20 WIB

Polisi memukul mundur massa demo tolak omnibus law di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Gas air mata terus ditembakkan ke arah massa.

Mereka dipukul mundur polisi ke arah Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Tampak polisi menggunakan motor sambil menembakkan gas air mata. Mereka menyisir massa di sekitar Istana.

Ada demonstran yang membakar ban di Jalan Juanda atau jalan belakang kompleks Istana Kepresidenan. Asap hitam tampak membubung tinggi.

15.50 WIB

Massa demo di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, mulai melunak. Mereka bahkan menunjukkan aksi memeluk polisi.

Polisi awalnya berupaya memukul mundur massa dari kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Gas air mata terus ditembakkan ke arah massa. Massa pun tampak terus mundur dan berhamburan sembari melemparkan batu ke arah polisi.

Namun tak lama, massa mendekat ke arah polisi tampak ingin berdamai dan menyudahi kericuhan. Tepuk tangan pun tampak dilakukan usai momen tersebut terjadi. Nyanyian lagu 'Indonesia Pusaka' terdengar menggema dinyanyikan massa.


(idn/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT