Round-Up

Pengakuan Mengejutkan Vanessa Angel Konsumsi Xanax di Sel Tahanan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 21:34 WIB
Vanessa Angel memberikan keterangan dalam lanjutan sidang kepemilikan pil xanax di PN Jakbar. Vanessa mengaku mengkonsumsi pil xanax di sel tahanan di Surabaya.
Vanessa Angel saat menjalani persidangan terkait kepemilikan psikotropika (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Artis Vanessa Angel duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa kasus psikotropika. Vannessa mengaku mengonsumsi pil xanax di dalam sel tahanan di Surabaya.

Vanessa didakwa kasus psikotropika oleh jaksa penuntut umum Kejari Jakarta Barat. Vanessa didakwa terkait kepemilikan 20 pil xanax.

Vanessa didakwa melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika juncto Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.
Sidang pada Senin (5/10/2020), Vanessa diagendakan dimintai keterangan sebagai terdakwa.

Vanessa pun memberikan kesaksian yang sungguh mengejutkan.

"Minumnya di dalam sel, di rutan," ujar Vanessa Angel dalam persidangan di PN Jakbar, Jalan Letjend S Parman, Senin (5/10/2020).

Vanessa menyebut sebanyak 6 butir pil xanax itu diperoleh dari eks pengacaranya, Abdul Malik, saat mengawal sidang Vanessa di PN Surabaya pada Mei 2019.

Diketahui, saat itu Vanessa Angel dinyatakan bersalah dan menjalani penahanan terkait kasus prostitusi.

"(Saya konsumsi) satu (pil di dalam sel)," kata Vanessa.

Pil-pil itu diletakkan Vanessa di dalam laci sel. Kemudian hakim bertanya kepada Vanessa apakah dirinya membawa pil xanax ke dalam sel sudah atas seizin otoritas rutan.

"Boleh (diizinkan)," tutur Vanessa.

Vanessa mengungkap bahwa dirinya sudah menunjukkan bukti resep dari RS Puri Cinere terkait kepemilikan pil tersebut kepada pegawai rutan. Resep itu selalu ia bawa di dalam tasnya.

"Untuk pegangan saja, itu (resep) selalu di tas saya, ada di dalam tas, kebawa saja," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2