Foto Bareng Pegawai Apotek, Cara Vanessa Angel Dapat Pil Xanax

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 14:07 WIB
Vanessa Angel menjalani sidang kasus kepemilikan narkoba di PN Jakarta Barat, Senin (7/9). Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan saksi.
Vanessa Angel (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Vanessa Angel mengaku membeli 15 pil Xanax di sebuah apotek di Surabaya, Jawa Timur. Pegawai apotek bersedia memberikan pil Xanax itu dengan syarat foto bareng Vanessa.

Cerita ini diungkap Vanessa dalam persidangan kasus kepemilikan pil Xanax di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (5/10/2020). Berbekal resep dokter RS Puri Cinere, Vanessa membeli obat di salah satu apotek di Surabaya pada 15 Januari 2019.

"Jadi saya menunjukkan resep itu ke pegawai apoteknya terus dia bilang 'oh mbak ini resep Jakarta, kalau (resep dibuat) di Jakarta, ya nggak bisa ditebus di Surabaya," kata Vanessa saat menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa dalam persidangan.

Vanessa pun melobi pegawai apotek tersebut. Ia menyebut saat itu ia mengidap penyakit asam lambung dan insomnia.

"Saya nggak bisa tidur, karena asam lambung saya, mungkin mbaknya juga melihat saya di berita ya (saya diberitakan) stres atau gimana," sebut Vanessa.

Vanessa menyebut pegawai apotek itu tetap tak mau menerima resep itu. Namun, tiba-tiba pegawai itu bersedia memberikan pil Xanax dengan syarat Vanessa juga bersedia foto bareng dengan pegawai itu.

"(Vanessa menirukan suara pegawai apotek) 'Rata-rata nggak mau terima resep ini, tapi kalau butuh banget, jadi saya kasih deh, tapi saya minta foto ya'. Pegawainya minta foto sama saya, jadi ngefans sama saya," tutur Vanessa.

"Jadi saudari beli pil Xanax tanpa resep ya?" ujar hakim

"Iya, tapi saya bawa resep (dokter RS Puri Cinere)," balas Vanessa.

Vanessa tidak mengingat secara pasti nama apoteknya. Beberapa obat yang dibeli di apotek Surabaya itu sudah diminumnya.

"Sudah," lanjutnya.

Dalam sidang ini, Vanessa Angel duduk sebagai terdakwa. Vanessa didakwa kasus psikotropika oleh jaksa penuntut umum Kejari Jakarta Barat. Vanessa didakwa terkait kepemilikan 20 pil Xanax.

Vanessa didakwa melanggar Pasal 62 UU RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika juncto Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 49 Tahun 2018 tentang perubahan penggolongan psikotropika dalam lampiran UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

(isa/dhn)