Ada Anggota Dewan Positif Corona, DPR Akan Di-lockdown?

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 05 Okt 2020 16:30 WIB
Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Sekretariat DPR melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/3/2020). Penyemprotan ini bertujuan agar Kompleks Parlemen terhindar dari virus corona sehingga penyebarannya tidak meluas ke wilayah lain.
Kompleks MPR/DPR (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDIP di Baleg DPR RI Sturman Panjaitan mengungkap penyebaran virus Corona (COVID-19) menjadi alasan rapat paripurna dimajukan hari ini dari jadwal yang seharusnya. Sturman bahkan menyebut DPR akan di-lockdown karena sejumlah anggota Dewan terpapar virus Corona.

"(Pertimbangan paripurna hari ini) Ini sekarang ini COVID. Di tempat saya kemarin di Baleg ada dua orang anggota itu TA-nya udah meninggal dua, meninggal dua. Sekarang tadi 18 orang yang di DPR ini anggota kena," kata Sturman usai rapat Bamus di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020).

"Sebenarnya mau di-lockdown ini, di-lockdown," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi menyebut kesepakatan rapat paripurna digelar hari ini salah satunya mempertimbangkan penyebaran Corona di lingkungan DPR. Mulai besok, DPR akan menjalani masa reses.

"Tadi disepakati Bamus, karena laju COVID di DPR terus bertambah, maka penutupan masa sidang dipercepat, sehingga mulai besok tak ada aktivitas lagi di DPR," ujar Awiek.

Dalam rapat paripurna hari ini, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin selaku pimpinan rapat mengajak anggota Dewan yang hadir berdoa bersama. Doa dipanjatkan untuk para anggota Dewan dan staf di DPR yang terpapar virus Corona.

"Ada beberapa rekan kita, anggota DPR RI, yang masuk di rumah sakit dan kita doakan mudah-mudahan sahabat-sahabat anggota DPR untuk diberi kesehatan, begitu juga dengan staf ASN dan beberapa staf daripada anggota yang mudah-mudahan kita semua dalam lindungan Allah," ujar Azis saat mengawali rapat paripurna hari ini.

"Izinkan kami sebelum membuka rapat ini, kami membuka rapat paripurna untuk kita membuka rapat paripurna membaca Al-Fatihah untuk kesembuhan teman-teman dan saudara-saudara kita yang terkena Corona," ujarnya.

Tonton video 'Jokowi Sebut Jangan Sok Lockdown Provinsi, Wagub DKI: Tentu Harus Sinergi':

[Gambas:Video 20detik]



(azr/zak)