Ade Yasin: Kabupaten Bogor Zona Oranye, Kafe Buka Kapasitas 50%

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 03 Okt 2020 09:05 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin
Ade Yasin (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengeluarkan instruksi gubernur yang melarang daerah di zona merah melayani makan di tempat (dine in). Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan wilayahnya masuk zona oranye penyebaran virus Corona sehingga kapasitas pengunjung dibatasi 50 persen.

"Untuk aktivitas di warung makan/restoran/kafe dilakukan pada pukul 10.00-20.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50 persen dari kapasitas tempat makan dan diprioritaskan penyajiannya dilakukan dengan pelayanan a la carte," kata Ade Yasin kepada wartawan, Sabtu (3/20/2020).

Ade menyebut pihaknya juga akan melakukan razia di tempat makan. Pemkab Bogor punya sejumlah jenis sanksi yang akan diberikan kepada pihak yang melakukan pelanggaran.

"Setiap pelanggaran akan dikenai sanksi berupa pembubaran, pembekuan izin usaha, penghentian kegiatan, penyegelan, dan sanksi administratif berupa denda maksimal Rp 50 juta bagi pelanggar kegiatan dan usaha," katanya.

Lebih lanjut Ade mengatakan ingub Jawa Barat itu disesuaikan dengan kondisi wilayah. Ade menyebut saat ini Kabupaten Bogor berada pada zona oranye risiko penularan Corona.

"Aturan (instruksi gubernur) tersebut disesuaikan dengan kondisi yang ada di wilayah. Kabupaten Bogor masih berada pada zona oranye, maka aturan tersebut disesuaikan dengan pemberlakuan kebijakan di Kabupaten Bogor," katanya.

Ade menegaskan aturan ini sudah diberlakukan sebelum terbitnya Ingub Nomor 443/07/Hukham tentang Pengendalian Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di Restoran, Kafe, Rumah Makan, Warung dan Usaha Sejenis. Dia mengatakan kabupaten Bogor cepat tanggap dalam penanganan COVID-19.

"Keputusan Bupati Bogor di atas sudah berlaku sebelum instruksi gubernur terbit, artinya Pemkab Bogor cepat tanggap dalam menangani COVID-19," jelas dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2