3 Pimpinan DPRD Mundur karena Maju Pilkada, Penggantinya Masih Kosong

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 14:44 WIB
Ilustrasi Pemungutan Suara di bilik suara pada pemilu 2014
Foto Ilustrasi Pilkada (dok. detikcom)
Pekanbaru - Tiga jabatan pimpinan DPRD Riau masih kosong setelah mengundurkan diri karena ikut Pilkada. Belum ada penunjukan penggantinya.

Ketiga pimpinan yang mengundurkan diri adalah Indra Gunawan alias Eet sebagai Ketua DPRD Riau, Asri Auzar sebagai Wakil Ketua, dan Zukri sebagai Wakil Ketua.

Eet, politikus Golkar, maju sebagai calon Bupati Bengkalis, Asri Auzar maju sebagai calon Bupati Rokan Hilir, dan Zukri calon Bupati Pelalawan. Ketiganya mundur dari pimpinan dewan sekaligus mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota dewan ke Mendagri.

Namun, hingga saat ini Mendagri belum mengeluarkan surat atas pengunduran diri ketiganya. "Belum lagi (surat pemberhentian dari Mendagri)," kata Sekwan DPRD Riau Muflihun saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (2/10/2020).

Dia menyebutkan surat pengunduran diri diajukan dalam sidang paripurna pada 30 September. Hingga saat ini belum ada surat pemberhentian dari Mendagri. Meski demikian, ketiganya sudah tidak lagi menjadi pimpinan di dewan.

"Sudah mundur (dari pimpinan). Belum ada (penggantian unsur pimpinan dewan)," katanya.

Secara terpisah, Asri Auzar, mantan Wakil Ketua DPRD Riau, mengatakan dia bersama dua unsur pimpinan sebelumnya sudah tak menjabat lagi di DPRD Riau.

"Untuk melakukan pergantian pimpinan, nantinya masing-masing partai akan mengusulkan ke DPP. Setelah itu baru direkomendasikan siapa yang akan menduduki jabatan pimpinan di dewan," kata Asri.

"Sementara ini jabatan pimpinan masih kosong. Nantinya, tentu akan dilalukan pemilihan dari masing-masing partai," tutup Asri. (cha/idh)