Tak Ada Komnas HAM di TGPF Kasus Intan Jaya, Ini Penjelasan Mahfud Md

Kadek Melda L - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 14:17 WIB
Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud Md (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tidak ada unsur perwakilan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mengusut kasus-kasus penembakan di Intan Jaya, Papua. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md memberikan penjelasan.

Mahfud mengatakan pemerintah sebelumnya melakukan komunikasi dengan Komnas HAM. Mahfud mengatakan tidak dilibatkannya Komnas HAM dalam TGPF karena pemerintah tidak ingin dianggap mempolitisasi Komnas HAM, begitu pula sebaliknya.

"Kami sudah bicara dengan Komnas HAM kemarin. Sebenarnya kita ingin bergabung dengan Komnas HAM untuk membentuk tim ini. Tetapi sesudah dipertimbangkan masak-masak, tidak bagus juga kalau kita bergabung dengan Komnas HAM. Nanti dikira Komnas HAM dipolitisasi oleh pemerintah atau dikira juga pemerintah sudah dipolitisasi Komnas HAM," kata Mahfud saat jumpa pers secara daring, Jumat (2/10/2020).

Mahfud mengatakan TGPF dengan Komnas HAM merupakan dua lembaga yang berbeda. Namun Mahfud mempersilakan Komnas HAM apabila ingin melakukan penyelidikan juga secara mandiri.

"Padahal dua lembaga ini berbeda. Oleh sebab itu, karena kita mau yang sejujur-jujurnya, maka kita jalan, kita bentuk tim ini tanpa Komnas HAM dan kita mempersilahkan Komnas HAM sesuai dengan wewenangnya itu melakukan penyelidikan juga," ujarnya.

"Dia kan punya wewenang UU juga, kalau semuanya berniat baik, kesimpulannya insyaAllah akan sama. Di sini sudah banyak tokoh masyarakat, tokoh akademisi, dan sebagainya yang diberi tempat pengamat Papua dan sebagainya untuk masuk ke tim (TGPF) ini," lanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2