PAN Santai soal Partai Baru Amien Rais: Apapun Namanya Tak Pengaruh

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 06:29 WIB
Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi
Foto: Viva Yoga Mauladi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Politikus senior Amien Rais akan mengumumkan nama partai barunya. PAN mengaku belum tahu nama partai baru Amien Rais akan ada kata 'amanat' dan 'nasional' atau tidak.

"Kami tidak tahu pasti apakah jika deklarasi parpol baru tersebut akan ada nama 'Amanat' atau 'Nasional'-nya," kata Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

PAN tak ambil pusing dengan nama partai baru Amien Rais. Viva mengatakan tak ada pengaruh mencolok nama partai baru Amien Rais dengan keberadaan PAN.

"Ada atau tidak adanya nama yang identik dengan PAN, tidak ada pengaruhnya secara signifikan atas eksistensi PAN," ujar Jubir PAN itu.

Munculnya partai baru Amien Rais, tetap membuat PAN berjalan menatap ke depan. Viva menyebut PAN akan tetap bersama masyarakat untuk kesejahteraan.

"Hidup PAN tetap berjalan ke depan. PAN tetap bersama masyarakat dalam memajukan demokrasi dan kesejahteraan daerahnya," imbuhnya.

Sebelumnya, Amien Rais akan mengumumkan nama partai barunya hari ini. Loyalis Amien, Agung Mozin, memastikan nama partainya bukan PAN Reformasi.

"Jadi besok itu Pak Amien akan mengumumkan nama partai baru, dan partai baru itu betul-betul lepas dari nama yang ada dengan amanat dan lain-lain. Pokoknya itu nama baru, betul-betul baru dan memang gres," kata Agung saat berbincang dengan detikcom, Rabu (30/9).

Sementara itu, loyalis Amien Rais lainnya, Putra Jaya Husin, membocorkan kisi-kisi nama partai baru mereka yang akan diumumkan besok. Husin menyebut nama partai baru mereka bernuansa Islam, sesuai dengan asasnya.

"Jadi Pak Amien kan sudah menyatakan partai kita asasnya adalah Islam rahmatan lil alamin. Itu artinya partainya asasnya Islam. Kalau partai Islam, ya, namanya juga, ya, nama Islam. Nggak mungkin namanya 'Partai .... Perjuangan', nggak mungkin," kata Husin sambil berkelakar saat berbincang dengan detikcom, Rabu (30/9).

(rfs/dhn)