OYO Buka Suara soal Indekos yang Dijadikan Tempat Mesum 5 Pasangan di Bekasi

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 18:55 WIB
logo oyo
Logo OYO (Foto: internet)
Jakarta -

Pihak perusahaan OYO menyesalkan terkait lima pasangan yang ditemukan berbuat mesum di lokasi indekos yang bekerja sama dengan OYO. Pihak OYO pun akan terus berupaya memberikan akomodasi yang sesuai peraturan dan nilai lokal masyarakat.

"Kami menyesalkan adanya hal tersebut dan akan mengikuti peraturan serta nilai-nilai yang berlaku," tulis pihak OYO melalui keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (30/9/2020).

Pihak OYO menyebut akan memberikan pelayanan lebih baik yang sejalan dengan nilai-nilai masyarakat. Selain itu, pihak OYO akan terus berupaya menyesuaikan peraturan yang berlaku di tempatnya beroperasi.

"Sebagai perusahaan jaringan penyedia akomodasi, kami bersama para mitra kami akan terus berupaya memberikan akomodasi berkualitas yang sejalan dengan peraturan dan nilai-nilai lokal yang berlaku di tempat kami beroperasi," lanjut pihak OYO.

Seperti diketahui, Satpol PP Bekasi menggerebek lima pasangan muda yang berbuat mesum di sebuah rumah kos di Bekasi. Pihak Satpol PP menyebut kelima pasangan tersebut mendapatkan penginapan kos itu melalui aplikasi OYO.

"Jadi gini, itu sebetulnya kontrakan awalnya, kemudian pemiliknya mengubah menjadi hotel OYO itu loh, notabene mereka menyewakan itu melalui aplikasi begitu," kata Kasatpol PP Bekasi Abi Hurairah saat dihubungi, Selasa (29/9).

Penggerebekan dilakukan oleh pihak Satpol PP di daerah Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Senin (28/9) malam. Abi mengungkap penggerebekan itu diawali laporan masyarakat.

"Itu awalnya keresahan masyarakat, karena ada laporan masyarakat, kemudian kita gerebek, aplikasi ada, barang bukti ada," ucapnya.

(maa/fjp)