Mediasi Sengketa SUKA Gagal Maju Pilbub Dompu Ricuh, Massa Lempari Batu

Faruk - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 13:07 WIB
Massa pendunkung pasangan SUKA ricuh saat sidang mediasi sengketa di kantor Bawaslu Dompu.
Foto: Massa pendunkung pasangan SUKA ricuh saat sidang mediasi sengketa di kantor Bawaslu Dompu. (Faruk-detikcom)
Dompu -

Massa pendukung Bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu, H Syaifurrahman dan Ika Rizky Veriyani (SUKA) ricuh saat sidang mediasi soal gagal maju pilkada. Massa melemparkan batu.

Sidang mediasi digelar di kantor Bawaslu Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (30/9/2020). Keributan bermula ketika massa pendukung dan simpatisan tidak membiarkan 5 anggota KPU meninggalkan kantor Bawaslu.

Massa pun mulai melemparkan batu ke arah kantor Bawaslu dan barisan polisi yang berjaga. Keributan tak terhindarkan.

Polisi kemudian mengeluarkan tembakan peringatan dan tembakan gas air mata hingga massa berlari berhamburan. Beberapa orang dari massa tampak diamankan polisi.

Sementara itu, hasil rapat mediasi antara pasangan SUKA dan KPU Dompu tidak melahirkan keputusan apapun. Hanya saja, termohon dan pemohon bersepakat akan melanjutkan sidang dengan sidang adjudikasi.

"Proses mediasi ini sepakat untuk tidak diselesaikan dengan cara mediasi dan akan diselesaikan melalui adjudikasi. KPU bertahan pada keputusannya dan menolak tuntutan kami. Sepakat untuk diselesaikan lewat adjudikasi dan persidangan sebagaimana mestinya," kata salah satu tim Kuasa Hukum Bapaslon SUKA, Kisman Pangeran pada wartawan.

Hingga pukul 13.23 WITA, massa sudah mulai berkurang di depan Bawaslu. Mereka berkonsentrasi di depan rumah ketua DPC Partai Golkar yang berjarak sekitar 300 meter dari kantor Bawaslu.

Tonton juga video 'Dijaga Polisi Ber-APD, Buruh Demo Tolak Omnibus Law di DPR':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/idh)