Round-Up

4 Fakta Terbongkarnya Aksi Mesum Tersembunyi Via OYO di Bekasi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 07:15 WIB
Ilustrasi razia miras, ilustrasi razia prostitusi, ilustrasi razia preman, ilustrasi razia narkoba, ilustrasi razia kendaraan, ilustrasi razia lalu lintas
Ilustrasi (Foto: dok detikcom)
Jakarta -

Sejumlah pasangan mesum digerebek petugas Satpol PP Kota Bekasi. Terbongkarnya aksi mesum ini berdasarkan keresahan masyarakat.

Satpol PP Bekasi menerangkan awal mula penggerebekan ini dari keluhan warga setempat. Warga melaporkan adanya indekos yang kerap dijadikan tempat mesum.

Ada lima pasangan yang digerebek dan diciduk. Mereka dibina namun akhirnya dipulangkan.

"Iya pasangan nggak nikah, beda-beda alamat. Berbuat prostitusi, langsung kegerebek," ujar Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Bekasi Ade Rahmat, ketika dihubungi, Selasa (29/9/2020).

Kelima pasangan itu digerebek di sebuah kamar kos di daerah Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, Senin (28/9) malam. Mereka digerebek saat tengah mesum di kamar kos. Berikut fakta-faktanya:

Dapat Penginapan Via Aplikasi OYO

Kasatpol PP Bekasi Abi Hurairah menerangkan kelima pasangan tersebut mendapatkan penginapan kos itu melalui aplikasi OYO. Abi menyebut saat itu pihaknya tengah melakukan patroli di wilayah Galaksi, Bekasi.

Kemudian dia mengaku mendapatkan laporan dari masyarakat sehingga meminta anggotanya melakukan pengecekan.

"Jadi gini, itu sebetulnya kontrakan awalnya, kemudian pemiliknya mengubah menjadi hotel OYO itu loh, notabene mereka menyewakan itu melalui aplikasi begitu," kata Abi Hurairah, Selasa (29/9/2020).

Dari laporan warga itu, Abi langsung memerintahkan jajarannya untuk mengecek langsung lokasi yang diadukan oleh warga. Dan hasilnya, sejumlah pasangan kedapatan sedang mesum di dalam kamar.

"Ternyata terbukti mereka sewa kamar tersebut melalui aplikasi ada buktinya, mereka bayar ada buktinya, itu aja," ujar Abi.

Pasangan Digerebek Usia 25-30 Tahun

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Bekasi Ade Rahmat menyebut pasangan yang digerebek itu rata-rata berumur 25-30 tahun. Pihaknya tidak segan menciduk pasangan yang terbukti tak terikat status pernikahan.

"Pasangan nggak nikah, beda-beda alamat. Berbuat prostitusi, langsung kegrebek," kata Ade Rahmat, ketika dihubungi, Selasa (29/9/2020).

Ade menjelaskan dalam penggerebekan itu tidak ada barang bukti yang diamankan.

"Melihat situasi kan masyarakat emosi nih, masyarakat, karang taruna, semuanya di situ kan, jadi disegel dululah, situasinya sekarang kan sudah kondusif ya, nggak bisa (tahu) sampai kapannya (disegel) karena kan yang jadi korban kasihan yang ngontrak kan, semua (kamar) juga harus dikosongin," imbuhnya.

Redaksi sudah mencoba untuk menghubungi pihak OYO, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan.

Tonton juga video 'Muda-mudi Bekasi Asyik Joget Berkerumun, Berujung Penyegelan Kafe':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2