Round-Up

Ketika Usapan BIN Diragukan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 07:36 WIB
Pegawai KPU dan para jurnalis mengikuti tes Swab COVID-19 di halaman kantor pusat KPU, Jakarta, Selasa (4/8/2020).Tes tersebut diselenggarakan oleh KPU bekerjasama dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
BIN saat menggelar tes swab di KPU. (Ari Saputra/detikcom)

Peran BIN dalam Penanganan Corona

Dalam kesempatan terpisah, BIN juga menjawab pertanyaan publik mengenai keterlibatan pihak intelijen dalam penanganan pandemi COVID-19. BIN menegaskan keterlibatannya sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"BIN diberikan kewenangan oleh UU Nomor 17 Tahun 2011 tentang intelijen negara untuk membentuk Satgas dalam pelaksanaan aktivitas intelijen (pasal 30 huruf d). Ancaman kesehatan juga merupakan bagian dari ancaman terhadap keamanan manusia yang merupakan ranah kerja BIN sehingga dengan dasar tersebut BIN turut berpartisipasi secara aktif membantu Satgas Penanganan COVID-19 dengan melakukan operasi medical intelligence (intelijen medis) di antaranya berupa gelaran tes swab di berbagai wilayah, dekontaminasi dan kerja sama dalam pengembangan obat dan vaksin," ujar Wawan Hari Purwanto.

Wawan mengatakan keterlibatan intelijen dalam penanganan kesehatan merupakan hal yang lumrah. Dia mencontohkan hal serupa terjadi di Amerika Serikat (AS).

Nah, jauh sebelum keterlibatan BIN dalam penanganan COVID-19 menjadi perbincangan publik, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebenarnya sudah melibatkan BIN sejak awal pandemi. Kala itu Jokowi meminta BIN, Polri, dan TNI membantu ikut pelacakan kontak pasien Corona.

Lewat konferensi pers, Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan mengenai penanganan pemerintah terhadap virus corona COVID-19.Presiden Jokowi saat menyampaikan penanganan pemerintah di awal pandemi Corona. Turut hadir saat itu Kepala BIN Budi Gunawan (tengah, batik cokelat). (Andhika Prasetia/detikcom)

"Setiap ada klaster baru tim reaksi cepat kita pasti masuk, tadi saya sampaikan tim reaksi cepat yang dibantu intelijen BIN dibantu dari intelijen Polri dan TNI," kata Jokowi saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (13/3).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4