Menengok Kondisi Graha Wisata TMII yang Jadi Tempat Isolasi COVID di DKI

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 16:30 WIB
Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).
Foto: Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).
Jakarta -

Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bagaimana kondisinya?

detikcom melihat kondisi Graha Wisma TMII, Senin (28/9/2020) sore. Gedung ini berada di dalam TMII, tepatnya di Jalan Raya TMII, Cipayung, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim).

Graha Wisata TMII memiliki 3 lantai. Ada banyak kamar di tempat ini.

Pada bagian depan kamar di samping pintu diberi 1 meja. Sejumlah kamar diisi 2 tempat tidur, namun ada juga kamar yang memiliki 3 tempat tidur, 6 tempat tidur atau 8 tempat tidur.

Masing-masing tempat tidur diberi jarak. Jarak kasur di kamar yang diisi 3 tempat tidur, 6 tempat tidur, atau 8 tempat tidur, berhimpitan.

Pada kamar yang berisi 2 dan 3 tempat tidur ada TV, lemari, meja, dan kamar mandi. Namun untuk kamar yang berisi 6 tempat tidur dan 8 tempat, kamar mandinya berada di luar.

Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).

Kamar mandi ini dipisah antara laki-laki dan perempuan. Baik kamar mandi laki-laki maupun perempuan, ada 5 pintu dan 2 wastafel.

"Yang (Graha Wisata) Taman Mini, jumlah bed (ada) 326," kata KUP Anjungan dan Graha Wisata Yayang Kustiyawan.

Yayang mengatakan Graha Wisata TMII dan Graha Wisata Ragunan merupakan tempat yang dikelolanya. Dia mengatakan luas kamar Graha Wisata TMII sekitar 5x4 meter.

Yayang menjelaskan seluruh kamar di Graha Wisata TMII akan dipakai untuk tempat isolasi pasien COVID-19. Tiap kamar, lanjutnya, akan diisi 2 orang.

"Namun, pada praktiknya berdasarkan hasil rapat, itu nanti diisi tetap 2 orang 2 orang per kamarnya. Walaupun dia 6 bed, diisinya 2 orang. Kalau di (Graha Wisata) Taman Mini itu sekitar 98," ungkapnya.

Dia menambahkan petugas tidak akan berinteraksi langsung dengan pasien COVID-19. Meja yang berada di depan kamar, lanjutnya, digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasien.

Yayang mengatakan pasien COVID-19 tidak akan bisa bebas keluar-masuk kamar bila telah dibawa ke tempat ini.

Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).Gedung Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menjadi salah satu tempat isolasi pasien COVID-19 yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Sachril Agustin Berutu/detikcom).

"Nggak bisa (keluar-masuk kamar). Jadi memang khusus di kamar aja. Ini meja-meja sengaja ditaruh di depan buat misalkan petugas kita, supaya tidak ada kontak dengan (yang) di dalam, pasien. Jadi kalau misalkan kita ngasih makan atau misalkan ganti seprai, kita taruh di sini (meja). Nanti kita ketok-ketok (pintu), kita kasih informasi, nanti mereka ambil. Iya, dari sini kita ketuk, kita panggil, kita kasih informasi ada obat, gitu," terang dia.

Selain itu, lanjutnya, Wisma Graha TMII sudah siap untuk menampung pasien COVID-19. Namun kapan lokasi ini mulai menerima pasien, lanjut Yayang, masih menunggu Pemprov DKI Jakarta.

"Untuk kesiapan kita sudah siap semua baik kamar maupun pos-pos pemeriksaan maupun keamanan sudah siap. Kalau untuk kamar sih saya kira (kesiapannya) sudah 100 persen, ya," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan tiga lokasi milik Pemprov untuk isolasi pasien Corona. Penetapan tiga lokasi ini dalam rangka penanganan wabah COVID-19 yang sampai saat ini belum mereda.

Penetapan tempat isolasi ini tercantum dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) nomor 979 tahun 2020 tentang Lokasi Isolasi Terkendali Milik Pemprov DKI Jakarta dalam rangka penanganan COVID-19.

"Menetapkan Lokasi Isolasi Terkendali milik Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dengan daftar sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Gubernur ini," demikian isi Kepgub, seperti dilihat, Senin (28/9/2020).

Berikut daftar 3 lokasi isolasi pasien Corona milik Pemprov DKI:

1. Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre), Jalan Kramat Jaya, Tugu Utara Koja, Jakarta Utara.

2. Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah, Jalan Raya TMII, Cipayung, Ceger, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

3. Graha Wisata Ragunan , Komplek GOR Jaya Raya Ragunan, Jalan Harsono RM, RT 9/RW 7, Ragunan, Pasar Minggu, RT 9/RW 7, Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

(gbr/gbr)