Kemenristek Dorong Pengembangan Teknopreneur Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 15:55 WIB
Menristek/Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro
Menristek/Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro (Foto: Tangkapan layar youtube Kemenristek)
Jakarta -

Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) melakukan kerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek) di bidang kewirausahaan berbasis teknologi atau teknopreneur. Kerja sama ini diharapkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih luas.

Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung secara virtual yang ditayangkan melalui siaran YouTube Kemenristek, Senin (28/9/2020). Hadir dalam penandatanganan kerja sama dengan tema Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan ini adalah Menristek/Kepala BRIN, Bambang PS Brodjonegoro, Pendiri Inotek, Sandiaga Uno dan Ketua Dewan Pembina Inotek, Ilham Habibie.

Menristek Bambang, mengatakan dalam menghadapi pandemi ini negara dituntut memaksimalkan sumber daya untuk menumbuhkan ekonomi. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dan inovasi.

"Di tengah pandemi ini setiap negara dituntut memaksimalkan potensi sumber daya ekonomi yang dimiliki agar perekonomian terus berjalan dan meminimalkan dampak COVID-19 terhadap dunia usaha. Enterpreneur atau wirausaha memegang peranan penting untuk memulihkan perekonomian dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," kata Bambang dalam sambutannya.

"Saat ini, ada beberapa peluang yang dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha untuk dapat menghadapi New Normal atau era adaptasi kebiasaan baru dengan memanfaatkan teknologi," sambungnya.

Bambang berharap program ini bisa menguatkan ekosistem ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru di tengah pandemi Corona. Serta menguatkan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi.

"Kami berharap melalui sinergi program Startup Inovasi Indonesia (SII) dan Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan, dapat menguatkan ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi yang menyediakan lebih banyak lapangan pekerjaan serta pendampingan, pelatihan, dan fasilitas kebutuhan bagi para teknopreneur," katanya.

Sementara itu, Pendiri Inotek, Sandiaga Uno mengatakan program ini akan bergerak di akar rumput. Program ini akan mengembangkan teknologi untuk membuka lapangan kerja baru serta memberikan pendampingan kepada unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Inotek punya satu visi untuk mengembangkan inovasi di akar rumput dengan menciptakan teknologi tepat guna dengan sistem pendampingan yang komprihensif," kata Sandi.

Selanjutnya
Halaman
1 2