KPK Eksekusi Rohadi Si PNS Tajir yang Vonisnya Disunat Jadi 5 Tahun Penjara

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 12:10 WIB
Rohadi
Rohadi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK mengeksekusi Rohadi ke Lapas Sukamiskin. Rohadi merupakan terpidana kasus gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara.

"Pada hari Jumat (25/9/2020), jaksa eksekusi KPK melaksanakan putusan MA RI No. 128 PK/ Pid.Sus/2020 tanggal 17 Juni 2020 dalam perkara terpidana Rohadi dengan cara memasukkan ke Lembaga Pemasyarakatan Klas IA Sukamiskin untuk menjalani pidana penjara selama 5 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan dan diperhitungkan dengan pidana penjara yang telah dijalani," kata Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, Senin (28/9/2020).

Selain hukuman penjara, Rohadi dihukum membayar denda sebesar Rp 300 juta. Apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan.

Rohadi, yang merupakan mantan panitera PN Jakarta Utara, dihukum 7 tahun penjara karena menerima suap terkait penanganan perkara Saipul Jamil. Namun Mahkamah Agung (MA) meringankan hukuman Rohadi dari 7 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara.

Rohadi terbukti menerima suap senilai Rp 300 juta terkait penanganan perkara tersebut. Suap senilai Rp 50 juta untuk pengurusan majelis hakim dan Rp 250 juta untuk mengatur agar Saipul Jamil divonis ringan oleh majelis hakim PN Jakarta Utara.

Kemudian, Rohadi juga dijerat dengan sangkaan pidana gratifikasi dan pencucian uang. Kasus itu kini masih tahap penyidikan di KPK.

Tonton video 'Blak-blakan, Cerita Gamblang di Balik Mundurnya Febri Diansyah dari KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/dhn)