Pemprov Klaim Kasus Corona Melandai Usai PSBB, PAN DKI: Logisnya Begitu

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 27 Sep 2020 19:54 WIB
Oman Rohman Rikanda
Foto: Sekretaris F-PAN DPRD DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda (dok. Pribadi)
Jakarta -

Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta memuji langkah PSBB ketat dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai kebijakan rem darurat dalam penanganan virus Corona. Kebijakan itu dinilai kini telah membuahkan hasil.

"Tarik rem tangan (darurat) pandemi oleh Gubernur sudah memperlihatkan hasilnya. Penambahan kasus selama 2 minggu jadi melandai," kata Sekretaris F-PAN DPRD DKI Jakarta Oman Rahman Rakinda kepada wartawan, Minggu (27/9/2020).

Menurut Oman, diberlakukannya PSBB ketat akan membatasi pergerakan warga. Ia pun berharap tingkat penularan Corona di DKI semakin melandai selama masa PSBB ketat ini.

"Ya logisnya seperti itu, pembatasan dengan PSBB mengurangi kontak langsung warga, kegiatan bersama berkurang. Dengan demikian menghambat penyebaran (Corona)," ujar Oman.

"Mudah-mudahan menjadi pintu untuk memutus mata rantai penularan COVID. Sehingga grafik peningkatan COVID terus melandai sampai titik ditemukan vaksin," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta mengklaim ada pelambatan kasus aktif atau orang yang positif COVID-19. Kasus aktif itu melambat disebut terjadi setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat dengan kembali memberlakukan PSBB.

Dari data yang ada, kasus aktif COVID-19 pada 12 September hingga 23 September 2020 sebesar 12 persen. Angka tersebut mengalami penurunan bila dibanding kasus aktif yang terjadi pada 30 Agustus hingga 11 September 2020 sebesar 49 persen.

"Peningkatan kasus aktif di Jakarta melambat dari 49% menjadi 12% sejak Gubernur Anies Baswedan mengambil keputusan menarik rem darurat dan kembali memberlakukan PSBB ketat sejak 14 September lalu," tulis akun Instagram Pemprov DKI Jakarta seperti dilihat detikcom, Sabtu (26/9).

Tonton juga 'Nasib Mal di DKI Dalam PSBB Berkepanjangan':

[Gambas:Video 20detik]

(azr/imk)