Gatot dan Isu Film G30S/PKI

2 Tahun Berlalu, Belum Ada Film G30S/PKI Versi Baru Seperti Jokowi Mau

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 13:46 WIB
Peringatan Hari Film Nasional digelar di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (30/3/2015). Para artis Indonesia pun berkumpul di Istana. Presiden Jokowi hadir di Istana Negara.
Presiden Jokowi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Film Pengkhianatan G30S/PKI dari era Orde Baru masih menjadi kontroversi tahunan sampai saat ini. Siapa mampu bikin film mengenai peristiwa Gerakan 30 September 1965 versi baru? Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah mengungkapkan keinginannya soal ini dua tahun lalu.

"Untuk anak-anak milenial, tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka," kata Jokowi saat ditemui di Desa Mangunsuko, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, 18 September 2017.

Saat itu, Jokowi menilai versi baru dari film yang disutradarai oleh Arifin C Noer itu perlu dibikin supaya anak-anak generasi baru mengerti bahaya ideologi dari Uni Soviet itu. Dengan begitu, anak-anak muda bisa paham soal PKI.

"Biar ngerti mereka bahaya komunisme. Biar mereka tahu juga mengenai PKI," kata Jokowi saat itu, saat ramai topik nonton bareng film G30S/PKI.

Tjahjo Kumolo, yang saat itu menjabat Menteri Dalam Negeri, menafsirkan bahwa Jokowi ingin film versi baru soal G30S/PKI memuat sejarah yang lurus. Tak seharusnya sejarah dimanipulasi.

"Karena pengertiannya fresh, ya ini sejarah yang lurus. Sejarah yang benar yang tanpa manipulasi sejarah untuk menonjolkan seseorang, kelompok, atau pimpinan, ini untuk bangsa," kata Tjahjo di Jakarta pada 20 September 2017.

Siapa mau, mampu, dan berani untuk membikin film soal periode kelabu dalam sejarah nasional itu?

Film G30S/PKIFilm G30S/PKI Foto: Film G30S/PKI (ist.)

Selanjutnya
Halaman
1 2